Hotel dan Kantor Diobral Gila-gilaan Banting Harga, Fenomena Apa Lagi Ini?

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 21 Okt 2021 13:38 WIB
Pengusaha di sektor perhotelan dan gedung mulai angkat tangan dengan pandemi COVID-19.Banyak dari gedung dan hotal yang ditawarkan untuk dijual
Gedung Dijual/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Pandemi COVID-19 menghantam dunia usaha, terutama pariwisata. Minimnya wisatawan membuat hotel-hotel pun akhirnya menyerah dan menjual asetnya.

Berdasarkan penelusuran detikcom Kamis (21/10/2021), dari sejumlah situs jual beli, ada ratusan hotel yang dijual di Jakarta. Harga jualnya pun beragam karena pengelola butuh uang.

Misalnya, salah satu akun menjual hotel di Cideng, Jakarta Pusat dengan harga Rp 16 miliar. Dalam deskripsinya, harga hotel itu sudah turun dari Rp 23,5 miliar.

Spesifikasi hotel itu memiliki 50 kamar tidur dan 50 kamar mandi. Jumlah lantai ada 5, luas tanah 339 m2, Luas bangunan +/- 616 m2, bebas banjir, dapat parkir mobil 10 mobil dan 20 motor.

"Fasilitas standar hotel water heater, closet duduk. Full furniture, TV Parabola, AC, spring bed kasur dll, Laundry/usaha laundry coin/barcode, WiFi, CCTV 16 titik," tulis penjual di deskripsi.

Di situs lain, misalnya 99.co ada hotel dijual di kawasan Blok M seharga Rp 6 miliar. Penjual mendeskripsikan hotel itu dijual karena butuh uang.

"Hotel sangat butuh uang dan istimewa, 25 kamar tidur, 25 kamar mandi, luas tanah 750 m2, dan luar bangunan 950 m2. Tahun bangun 2012," tulis deskripsi penjual.

Lihat juga video 'Pemda Bali Siapkan 35 Hotel untuk Karantina Wisatawan Mancanegara':

[Gambas:Video 20detik]



Berlanjut ke halaman berikutnya.