Kisah Pebisnis Properti RI yang Sukses 25 Tahun Tancapkan Kuku di Australia

ADVERTISEMENT

Kisah Pebisnis Properti RI yang Sukses 25 Tahun Tancapkan Kuku di Australia

Tim detikcom - detikFinance
Selasa, 26 Okt 2021 21:39 WIB
Iwan sunito
Foto: Iwan sunito (istimewa)
Jakarta -

Salah satu pengembang properti Australia pemenang banyak penghargaan, Crown Group, merayakan hari jadinya yang ke 25 pada Oktober ini dengan portofolio mengesankan dari pengembangan mixed-use mewah yang berhasil diselesaikan, dan masih banyak lagi yang sedang direncanakan.

Perusahaan telah berkembang dari pengembang proyek hunian tunggal, melalui pengembangan proyek apartemen pertamanya di Bondi Junction, menjadi grup swasta yang terintegrasi secara vertikal yang mengembangkan hunian, ritel dan hotel di Sydney, Melbourne, Brisbane dan Los Angeles.

Didirikan oleh arsitek, Iwan Sunito dan insinyur, Paul Sathio pada tahun 1994, sebagian besar kesuksesan perusahaan dapat dikaitkan karena memiliki divisi konstruksi sendiri yang memungkinkan kontrol ketat terhadap proses pengembangan.

Perusahaan ini juga memiliki dan mengelola banyak penawaran ritel dan hotel berskala besar bersama dengan beberapa lokasi industri yang digabungkan untuk menyediakan banyak aliran pendapatan yang kuat dan berkelanjutan.

Pengembangan proyek senilai Rp 50 triliun, membangun sekitar 8.000 unit apartemen
Saat ini, perusahaan memiliki pengembangan proyek sekitar Rp 50 triliun yang melibatkan pengembangan hampir 8.000 unit apartemen dan apartemen berlayanan, ditambah sekitar 30.000 meter persegi ruang ritel.

Saat ini Crown Group identik dengan pengembangan hunian dengan gaya arsitektur yang berani, mendorong batasan desain dan bekerja dengan arsitek yang telah diakui secara lokal dan internasional.

Bersambung ke halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT