Ke Jayapura, Sri Mulyani Groundbreaking Rusun PNS Rp 25 M

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 26 Nov 2021 10:43 WIB
Groundbreaking) pembangunan Rumah Susun Negara (Rusunara) di Jayapura, Papua.
Foto: Dok. Kementerian PUPR
Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati hari ini melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) untuk pembangunan Rumah Susun Negara (Rusunara) di Jayapura, Papua. Rusun ini akan digunakan bagi para pegawai negeri sipil (PNS) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang ditugaskan di wilayah Timur Indonesia itu.

"Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim semoga niat baik kita pada hari ini untuk membangun sebuah fasilitas Rusunara bagi para punggawa keuangan negara di Jayapura ini bisa berjalan secara selamat dan baik bagi seluruh jajaran yang akan menghuninya. Semoga ini jadi aset yang bisa memberikan dukungan positif bagi kinerja, pekerjaan dan tugas dari Kementerian Keuangan," kata Sri Mulyani yang disiarkan dari YouTube Kemenkeu, Jumat (26/11/2021).

Sri Mulyani menilai pihaknya yang menugaskan jajarannya di seluruh Indonesia harus diberikan perhatian dan dukungan yang sangat tinggi. Hal itu agar tidak ada yang merasa jika ditugaskan di suatu daerah dianggap hukuman, melainkan merupakan tugas dan tanggungjawab yang harus diselesaikan.

"Kebutuhan untuk bisa menjalankan tugas yang jauh dari home base membutuhkan dukungan terutama dari sisi rumah tinggal karena mereka tidak hanya bekerja seminggu saja kemudian pulang. Mereka bisa ditugaskan 3-4 tahun dan bisa di tempat lain lagi yang juga akan 3-4 tahun dan itu tentu akan sangat memakan perhatian kalau mereka harus mulai dari nol setiap saat pergi ke tempat penugasan," jelasnya.

Groundbreaking) pembangunan Rumah Susun Negara (Rusunara) di Jayapura, Papua.Groundbreaking) pembangunan Rumah Susun Negara (Rusunara) di Jayapura, Papua. Foto: Dok. Kementerian PUPR

Rusunara untuk PNS Kemenkeu ini tidak hanya dibangun di Jayapura, ke depannya akan diperluas ke beberapa daerah seperti Mimika, Makassar, Samarinda, Belawan, Pontianak, Denpasar, termasuk Jakarta. Standar fasilitasnya disebut akan sama di seluruh Indonesia.

"Inilah awal dari kita sekarang menggunakan anggaran yang ada untuk membangun fasilitas perumahan bagi jajaran Kemenkeu. Tentunya dipakai sebagai dukungan bagi jajaran Kemenkeu agar mampu menjalankan tugas dengan memiliki fasilitas tempat tinggal yang tadi disebutkan proper dan standarnya sama di seluruh Indonesia," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid menjelaskan rusunara di Jayapura ini dibiayai melalui Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Papua. Alokasi anggaran yang disiapkan yakni Rp 25.526.686.000.

"Anggarannya Rp 25,5 (miliar) tapi nanti kalau lelang kan biasanya ada sisa lelang nanti bisa dimanfaatkan lagi kata Ibu (Sri Mulyani) tadi sisa lelangnya untuk bangun lagi yang lain, monggo. Ditambah biaya meubelair (tempat tidur susun dan lemari) Rp 1,3 miliar," jelasnya.

Rusunara bagi PNS Kemenkeu di Jayapura akan dibangun tiga lantai yang bisa menampung 176 orang. Dijelaskan juga ukurannya 36/unit seperti Wisma Atlet Kemayoran.

"Di Jayapura ini dibangun tiga lantai karena kalau di Papua terlalu tinggi nanti malah nggak dipakai di atasnya kecuali nanti kita pakai lift. Kita ini sudah lengkap dengan furniture-nya, standarnya sama seperti Wisma Atlet di Kemayoran.

"Kalau rusunara atau rusunawa ini mungkin kesannya kumuh, tapi boleh dibuktikan nanti. Kata Pak Yasonna (Laoly, Menkum-HAM) waktu meresmikan di Bali 'wah ini mah bukan rusunawa tapi hotel bintang katanya. Monggo nanti kalau nggak bagus dikoreksi. Jadi lantainya sudah granit Bu (Sri Mulyani), seperti apartemen lah standarnya," tambahnya.

(aid/eds)