Terpopuler Sepekan

Surat Kaleng Jadi Peringatan Nirina Zubir soal Mafia Tanah

Siti Fatimah - detikFinance
Sabtu, 27 Nov 2021 15:15 WIB
Nirina Zubir jumpa pers soal mafia tanah.
Foto: Palevi/detikcom
Jakarta -

Artis Nirina Zubir menjadi korban mafia tanah. Mantan asisten tenaga kerja (ART) nya telah merampas enam aset mendiang ibunya yang memiliki nilai Rp 17 miliar.

Sebelum menjadi korban, Nirina mengaku sempat beberapa kali mendapatkan peringatan berupa WhatsApp hingga surat kaleng yang isinya agar dia berhati-hati pada ART itu. Awalnya peringatan tersebut dihiraukan Nirina karena saat itu ia tidak terpikirkan akan menjadi korban mafia tanah.

"Terkadang banyak sekali ada orang-orang yang Whatsapp atau ngirim surat kaleng, bahkan untuk ngasih tahu, istilahnya ini kamu hati-hati deh sama asisten ibu kamu. Tapi kan kita nggak pernah ada pikiran macem-macem, jadi kita nggak pernah pikiran tidak baik terhadap orang lain," katanya dalam acara bertajuk Mengungkap Kiprah Mafia Tanah, dikutip Sabtu (27/11/2021).

Hingga akhirnya, ia mendapat surat kaleng yang menyampaikan informasi bahwa tanah ibunya akan dijual.

"Sampai ada surat kaleng juga bilang, 'Kamu cek deh surat-surat kamu, kemarin itu tanah ibu kamu sudah mau dijual dan itu sudah atas nama dia'. Tapi kok orang makin banyak ya suara-suara kaya gini," ujarnya.

Peringatan itu pun terbukti. Saat kakaknya melakukan pengecekan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) rupanya tanah ibunya berganti nama.

"Akhirnya bener, kakak saya pergi sendiri ke BPN untuk ngecek, jelang berapa hari kemudian, ternyata kita mendapatkan jawabannya bahwa 'Oh ini surat atas nama orang lain, atas nama si mantan asisten ini'," katanya.

(eds/eds)