Mimpi Panjang RI Pindah Ibu Kota

Danang Sugianto - detikFinance
Kamis, 20 Jan 2022 21:00 WIB
Undang-undang ibu kota negara sudah resmi disahkan oleh DPR-RI. Rencananya ibu kota negara baru yang terletak di Kalimantan Timur diberi nama Nusantara.
Foto: dok. screenshot
Jakarta -

Proses pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur (Kaltim) sudah selangkah lebih maju. Undang-Undang tentang Ibu Kota Negara (IKN) telah resmi dibuat.

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pun mengeluarkan Buku Saku Pemindahan IKN. Berbagai hal dijelaskan di dalamnya, termasuk rencana pemindahan IKN yang sudah berlangsung cukup lama.

Dalam buku itu dijelaskan mengenai latar belakang dari pemindahan IKN tersebut. Tertera bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan itu karena mewujudkan cita-cita Presiden pertama RI, Soekarno.

"Pada kesempatan yang bersejarah ini, dengan memohon ridho Allah SWT, dengan meminta izin dan dukungan dari Bapak Ibu Anggota Dewan yang terhormat, para sesepuh dan tokoh Bangsa terutama pada seluruh rakyat Indonesia, dengan ini saya mohon izin untuk memindahkan Ibu Kota Negara kita ke pulau Kalimantan," kutipan pernyataan Jokowi pada 2019.

Dalam buku tersebut dijelaskan juga bahwa setidaknya ada 3 mantan Presiden RI yang juga memiliki rencana yang sama. Pada 2013 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pernah menyodorkan skenario, mempertahankan Jakarta sebagai Ibu Kota, namun direncanakan dan dibangun benar-benar, atau memindahkan Pusat Pemerintahan keluar dari Jakarta.

Kemudian pada 1997, Presiden Soeharto mengeluarkan Keppres Nomor 1 Tahun 1997 tentang koordinasi pengembangan kawasan Jonggol sebagai kota mandiri. Dimaksudkan awalnya untuk pusat pemerintahan.

Mundur jauh ke belakang, pada 1957, Presiden Soekarno menggagas pemindahan Ibu Kota Negara ke Palangka Raya, saat meresmikan kota tersebut sebagai ibu kota Kalimantan Tengah.

(das/fdl)