RI Mau Gandeng Korea Bangun Rumah PNS di Ibu Kota Nusantara

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 15 Apr 2022 23:01 WIB
Anggaran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk kredit pemilikan rumah (KPR) tahun ini telah terserap sebanyak Rp 3,2 triliun dari Rp 3,6 triliun.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang menjajaki kerja sama dengan Korea Selatan (Korsel) untuk pembangunan hunian bagi aparatur sipil negara (ASN) atau PNS di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

"Kami ini sebetulnya kita sudah tawarkan ke investor dari teman-teman dari Korea untuk bisa kemudian mereka akan mengusulkan KPBU di bagian tengah ini yang kemudian dikombinasikan antara hunian dan kemudian fasilitas komersial yang ada di sana," kata Ketua Bidang Perencanaan Perumahan Kementerian PUPR, Dedy Permadi dalam webinar tentang kesiapan infrastruktur dan perpindahan ASN ke IKN awal 2024, dikutip detikcom, Jumat (15/4/2022).

Skema penyediaan hunian ASN di lokasi Civic Residence WP 1A pada Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), sebagaimana usulan konsultan Korea terdiri dari 2 paket, yaitu paket 1 KPBU dengan skema availability payment (AP), dan paket 2 investasi zona komersial.

Kemudian diperlukan dukungan pemerintah berupa pembebasan lahan, fasilitas infrastruktur dasar, dan hak penggunaan lahan untuk lahan campuran, serta diperlukan jaminan pemerintah yang dalam hal ini jaminan dari PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII).

"Ini masih berjalan, mereka menggunakan skema-skema yang ada dua skema, satunya memang AP, yang satunya mix facilities. Ini bisa memberikan keuntungan bagi mungkin Badan Otorita karena mereka akan mendapatkan manfaat dari adanya fasilitas-fasilitas komersial yang ada di sana," paparnya.

Kementerian PUPR mendorong penyediaan hunian melalui skema KPBU, diawali dengan pembangunan 155 tower rusun dan 61 rumah tapak yang berlokasi di WP 1A pada Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Itu disebutkan dia mampu menampung sekitar 7.000 unit, dan apabila dimanfaatkan secara bersama mampu menampung sekitar 19.900 personil.

Untuk hunian ASN di, lokasi Civic Residence WP 1A direncanakan penyediaan 24 tower rusun, yaitu T98 1.550 unit T190 274 unit, dan T290 83 unit. Selanjutnya zona komersial yang terdiri dari perdagangan, mall, pertokoan, dan hunian komersial.

(toy/dna)