ADVERTISEMENT

Rumah DP Rp 0 Pertama Anies Sisa 42 Unit, Minat Beli?

Shafira Cendra Arini - detikFinance
Selasa, 28 Jun 2022 08:15 WIB
Pekerja melakukan pengecekan dalam unit yang sudah selesai dibangun di Klapa Village, Jakarta Timur, Senin (29/7/2019). Terdapat tiga tipe dalam bangunan berwarna krem coklat ini berisikan 780 unit yang terbagi dalam 21 lantai. Yakni tipe 36, tipe 21 dan tipe studio.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Hunian rumah susun bersama milik atau Rusunami pertama yang dibangun Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kini telah beroperasi selama 2 tahun sejak mulai bisa ditinggali di Agustus 2019. Bangunan yang semula sepi peminat ini, kini hampir terisi penuh, menyisakan 42 unit apartemen studio kosong siap huni.

Rusunami tersebut ialah Menara Samawa yang berlokasi di kawasan Klapa Village, pondok Kelapa, Jakarta Timur. Bangunan 21 lantai dengan kurang lebih 780 unit apartemen ini kini nampak ramai oleh para penghuni.

Salah satu penghuni lantai 20, Tosin mengatakan setiap paginya memang suasana rusunami ini ramai oleh para warga yang beraktivitas. Ditambah lagi, hampir seluruh unitnya telah terisi penuh.

"Saya rasa sudah penuh semua ya. Kalau di lantai saya sih nggak ada yang kosong. Bisa dilihat juga dari jendela-jendelanya ini nih, ada jemurannya semua berarti ada penghuninya," ujar Tosin kepada detikcom, Senin (27/06/2022).

Tosin telah menjadi penghuni rusunami ini selama kurang lebih 2 tahun. Menurut informasi terakhir yang ia dapat, masih tersisa sekitar 48 unit tipe studio. Pun dia menambahkan, unit yang paling dicari ialah yang tipe 1-2 kamar.

"Informasi terakhir sisa 48 kamar, itu pun pas bulan April atau Mei kalau nggak salah. Yang ramai disini memang yang keluarga-keluarga muda, bisa dilihat juga banyak anak-anak. Makanya mungkin yang tersisa sekarang tinggal studio," tutup Tosin.

Sebagai salah satu penghuni baru yang belum menginjak satu bulan, Wilda mengatakan memang benar unit yang kemarin ditawarkan padanya terbatas pada unit studio.

"Kurang lebih ada sekitar 20-30 unit yang kosong studio waktu pas kemarin saya mau beli itu. Tapi di sini cukup cepat, ada yang pindah terus kosong sebentar, nanti sudah diisi lagi," ujar Wilda.

Meski begitu, Wilda mengatakan tidak ada unit yang disewakan. Hal tersebut diatur dalam kontrak yang berlaku, di mana pindah alih tangan baru bisa dilakukan setelah 5 tahun masa kepemilikan.

"Jadi paling kosongnya antara karena mereka dinas diluar jadi unitnya ditinggal, atau memang kosong belum ada pemilik. Nggak bisa disewakan atau untuk investasi. Pun ada kesepakatan unit harus segera ditempati maksimal 6 bulan setelah serah terima kunci," ujar Wilda.

Wilda menambahkan hingga kini kepemilikan unit belum atas nama dirinya dan masih atas nama Bank DKI, tempat KPR-nya dibayarkan. Hal ini masih diproses lebih lanjut oleh pihak pengelola. Dia menyebut harganya berkisar di angka Rp 195 juta.

"Sekarang masih atas nama Bank DKI. Nanti setelah laku semua, ada pemecahan atas nama kita. Tapi nggak tau juga ya kapan, kayaknya sih sebentar lagi," tutupnya.

detikcom menyambangi kantor pengelola Menara Samawa. Building Manager dari Unit Menara Samawa, Afry Purwanto mengatakan unit yang terisi sudah mencapai sekitar 706 unit, dengan sisa kurang lebih 42 unit kosong.

"Sisa 42 unit. Tinggal studio semua. Gedung ini full harga dengan DP 0 rupiah," ujar Afry.

Meski begitu, dalam sejarah panjangnya, minat masyarakat dalam menyambut hunian ini pada awalnya tidak setinggi seperti sekarang ini. Afry mengatakan, pertumbuhan awalnya berkisar di 10%.

"Memang ada sequence-nya pertumbuhannya. Startnya kurang lebih 10%. Karena memang syaratnya pada waktu itu nggak segampang saat ini," ujar Afry.



Simak Video "3 Terdakwa Kasus Lahan Munjul Dituntut 5 hingga 7 Tahun Bui"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT