ADVERTISEMENT

Dirjen PUPR Minta Maaf Soal Jalan di IKN, Ada Apa Nih?

Ilyas Fadilah - detikFinance
Rabu, 29 Jun 2022 22:10 WIB
Pekerja dibantu alat berat memperbaiki Jalan Semboja-Sepaku yang sempat rusak di Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Minggu (13/3/2022). Jalan tersebut merupakan akses menuju Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dari Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/hp.
Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A: Akses menuju IKN
Jakarta -

Kondisi kemantapan jalan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara hanya mencapai 86%. Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hedy Rahadian.

"Jadi mohon maaf kalo bapak tadi dari Kalimantan Timur, calon IKN kemantapannya kok hanya 86%, itu memang jadi PR kami karena concern jalanan ini luar biasa di preservasi jalan," kata Hedy saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi V DPR RI, dikutip dari YouTube Komisi V DPR, Rabu (29/6/2022).

Hedy mengakui terjadi penurunan kondisi jalan baik selama 2020-2021. Totalnya bahkan mencapai 2.250 km. Di tahun 2021-2022, penurunan kondisi jalan baik naik menjadi 2.928 km.

Dari dokumen paparannya diketahui pada tahun 2020-2021 terjadi penurunan kondisi jalan baik sepanjang 2.250 kilometer, berlanjut pada 2021-2022 ada penurunan kondisi baik sebesar 2.928 kilometer.

Dalam rapat tersebut, Hedy mengatakan target PUPR hingga 2024 adalah meningkatkan kemantapan jalan hingga 97%. Namun, Hedy mengatakan ada gap pencapaian kemantapan jalan, sehingga prediksinya hanya sebesar 95,83%.

"Jadi perkiraan 2024 kita ada gap pencapaian kemantapan jalan, paling jauh kita di 95,8% realistisnya," ungkapnya. Ia menyebut hal ini masih menjadi tantangan di tubuh PUPR.

(hns/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT