ADVERTISEMENT

Dear Mr Putin, Ini Syarat agar Rusia Bisa Investasi di IKN

Kanavino Ahmad Rizqo - detikFinance
Senin, 11 Jul 2022 17:31 WIB
Jokowi bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Foto: Presiden Joko Widodo dan Presiden Rusia Vladimir Putin (Dok. Pemerintah Kremlin)
Jakarta -

Rusia menjadi pihak yang paling baru, yang menyatakan tertarik terhadap proyek di Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal itu terungkap dalam kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Rusia dan bertemu dengan Vladimir Putin.

Saat ditanya mengenai hal itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menegaskan bahwa siapapun investor yang minat berinvestasi di IKN harus memenuhi indikator kinerja (Key Performance Indicator/KPI).

"Inventasi pokoknya sepanjang mengikuti KPI kita tadi, yang ada disusun oleh kami di Bappenas. Kan ada 24 KPI itu yang kita ikuti saja," tuturnya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (11/7/2022).

Bappenas, lanjut Suharso, akan berpegang teguh terhadap persyaratan KPI tersebut. Sebab pembangunan IKN tujuannya untuk membentuk kota yang benar-benar bersahabat dengan alam.

"Jadi kami akan mengikuti itu, kami akan lihat apakah sesuai atau tidak. Karena kita akan menunjukkan kota hutan, kota yang bersih dan seterusnya," tambahnya.

Dia melanjutkan, syarat kedua yang wajib diperhatikan investor adalah terkait lahan. Suharso ingin memastikan bahwa lahan di IKN tidak dikuasai pihak manapun, kecuali negara.

"Supaya semua lahan itu ya betul adalah dikuasai negara. Tapi kita ingin clean and clear tidak ada masalah di kemudian hari, karena ini kan ibu kota negara," tegasnya.

"Ketiga persiapan orang-orangnya. Sekarang lagi di-asses, siapa saja, dan mudah-mudahan 2024 semua sudah bisa berproses," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Putin menawarkan Indonesia untuk membangun transportasi di IKN Nusantara. Putin mengatakan, Rusia dan Indonesia memiliki potensi kerja sama bisnis dalam pengembangan infrastruktur transportasi dan logistik.

"Misalnya, Russian Railways dapat mengambil bagian dalam mengimplementasikan inisiatif skala besar Indonesia untuk memindahkan ibu kota negara ke pulau Kalimantan," kata Putin, dikutip dari website resmi Kepresidenan Rusia, Jumat (1/7/2022).

Putin menambahkan, Moskow juga bisa memberikan bantuannya untuk proyek IKN Nusantara. Menurutnya Moskow telah berkembang pesat dan cepat, serta berhasil meningkatkan taraf kualitasnya yang tinggi.

(das/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT