ADVERTISEMENT

Warga Jakarta Siap-siap! Ada 6 Mal Baru Mau Dibuka Nih

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 31 Agu 2022 12:54 WIB
Image taken inside a shopping mall. There are lots of people walking around going to stores, buying things and consuming food and beverages. There are two floors with shops and boutiques. The ceiling is glass. The architecture is very modern and new and the general feel of the images is bright, clean, safe and positive.
Ilustrasi/Foto: iStock
Jakarta -

Konsultan properti Knight Frank Indonesia mencatat terdapat 245.154 meter persegi properti ritel baru yang akan hadir di Jakarta tahun ini hingga 2024. Sebanyak enam pusat perbelanjaan atau mal bakal hadir di Jakarta.

"Sebaran future ritel alokasi besarnya hampir separuhnya di area Jakarta Pusat atau 52% dominasi stok ritel baru datang dari pusat Jakarta," terang Senior Research Advisor Knight Frank, Syarifah Syaukat, dalam konferensi pers virtual mengenai Jakarta Property Highlight HI 2022, Rabu (31/8/2022).

Adapun keenam mal yang akan hadir tersebut di antaranya Thamrin Nine Mixed Use berlokasi di Thamrin, Jakarta Pusat dan Holland Village Mal di Cempaka Putih berlokasi di Jakarta Pusat. Keduanya akan dibuka tahun ini. Kemudian mal yang akan hadir tahun depan di antaranya Menara Jakarta Shopping Mall di Kemayoran, Daan Mogot City, dan Pusat Grosir Senen Jaya.

Sementara yang akan hadir pada tahun 2024 adalah Fatmawati City Center yang berlokasi di TB Simatupang. Data mal yang akan hadir di Jakarta ini berdasarkan sumber Knight Frank/PT Willson Properti Advisindo.

Lebih lanjut Syarifah mengatakan pada semester I-2022 ini performa pusat perbelanjaan di Jakarta perlahan sudah mulai membaik. Hal ini karena adanya pelonggaran dari kebijakan PPKM, di mana saat ini kapasitas pengunjung di mall diperbolehkan kapasitas 100%.

"Strategi ritel dengan memperbanyak event/bazar dan gerai outdoor mampu meningkatkan tingkat kunjungan dan membawa dampak positif pada tingkat okupansi," jelasnya.

"Performa ritel tahun ini diperkirakan akan stabil dan terus tumbuh meski masih terbatas," tutupnya.

(eds/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT