Langkah Seribu Jokowi Wujudkan Mega Proyek IKN di Sepanjang 2022

ADVERTISEMENT

Year in Review 2022

Langkah Seribu Jokowi Wujudkan Mega Proyek IKN di Sepanjang 2022

Shafira Cendra Arini - detikFinance
Jumat, 06 Jan 2023 07:00 WIB
Presiden Joko Widodo (kanan) mengenaan sarung berwarna hijau dan jaket merah bertuliskan G20 saat bermalam di titik nol Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Senin (14/3/2022). Presiden bersama sejumlah menteri dan lima gubernur di Pulau Kalimantan bermalam di lokasi titik nol IKN Nusantara.
Presiden Joko Widodo saat berkemah di lokasi IKN Nusantara (Foto: Agus Suparto/Setpres RI)
Jakarta -

Pemerintah tengah menggenjot pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur. Kini, proyek pembangunannya telah masuk ke dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Bahkan, Jokowi menargetkan pembangunan ini dapat diselesaikan pada semester I 2024 dan menggelar Upacara Hari Kemerdekaan Indonesia di sana pada 17 Agustus 2024.

Jika ditarik ke belakang, wacana pemindahan ibu kota telah menjadi isu dari generasi ke generasi, sejak pemerintahan Presiden Soekarno. Wacana ini pun semakin digaungkan di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi), atau tepatnya pada 2022 ini.

Di Januari 2022, Rancangan Undang-Undang (UU) IKN pun sempat disetujui oleh DPR untuk menjadi UU dalam Rapat Paripurna, walau akhirnya direvisi kembali. Tidak hanya itu, telah disepakati pula bahwa Ibu Kota Negara diberi nama 'Nusantara', yang selanjutnya disebut Ibu Kota Nusantara.

Desain Istana Kepresidenan pun sudah sempat mengudara pada awal tahun ini dan difinalisasi di bulan Juni. Nampak bangunan istana berbentuk garuda yang megah dengan dikelilingi pepohonan dan sungai. Bangunan garuda itu direncanakan berbahan dasar kuningan. Desain ini dibuat oleh Seniman I Nyoman Nuarta.

Pemerintah RI membalut IKN Nusantara dalam konsep smart city dan smart living berbasis alam dengan 70% areanya diisi kawasan hijau. Salah satu yang paling digadang-gadang Jokowi ialah 80% sumber energinya direncanakan berasal dari renewable industri. Lalu, 80% transportasi umum adalah Autonomous Vehicle tanpa awak dan tanpa sopir.

Untuk pembiayaan proyek pembangunan IKN, sebesar 20% berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sedangkan 80% sisanya menggunakan dana lain dari skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), swasta dan BUMN. Pembangunannya sendiri diperkirakan bisa menelan dana sekitar Rp 466 triliun.

IKN Berkonsep Otorita

Kota Nusantara ini tidak akan berstatus sebagai provinsi, melainkan otorita dan dipimpin oleh Kepala Otorita. Pada 10 Maret kemarin, Presiden Joko Widodo pun resmi mengangkat Bambang Susantono sebagai Kepala Otorita IKN Nusantara dan Dhony Rahajoe sebagai Wakil Kepala Otorita IKN. Dan pada bulan Oktober, 5 pejabat tinggi madya Otorita IKN pun menyusul diangkat.

Telah dideklarasikan pula bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) milenial yang akan menjadi salah satu penduduk awal di IKN, bersamaan dengan TNI dan Polri. Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama, Badan Kepegawaian Negara (BKN), Satya Pratama menyampaikan, pada pemetaan kompetensi tahap awal di 2022-2023, ditargetkan 60 ribu ASN meliputi 20 ribu di 2022 dan 40 ribu di 2023.

Tahapan Pembangunan

Ada beberapa tahapan yang sudah disiapkan untuk membangun IKN hingga 2045. Informasi ini disampaikan Direktur Perencanaan dan Pengembangan Proyek Infrastruktur Prioritas Nasional Bappenas, Sumedi Andono Mulyo. Tahap 1 pada 2022-2024, fokus pembangunan antara lain pembangunan KIPP, pembangunan transportasi, penyediaan air minum, drainase, kelistrikan, perumahan, pemindahan ASN, TNI, dan Polri.

Tahap kedua pada 2024-2029 fokus pada perluasan infrastruktur mobilitas, seperti bandara, tol dan lainnya. Pengembangan sistem pertahanan dan sistem keamanan cerdas juga menjadi fokus di tahun ini. Tahun ini juga masih dilaksanakan pemindahan ASN, TNI dan Polri.

Tahap ketiga, pada 2030-2034 pemerintah siap membangun sistem transit dan angkutan umum berbasis jalan dan rel. Pemindahan ASN juga ditargetkan selesai pada tahapan ini, sementara pemindahan TNI Polri masih berlangsung. Lalu dilakukan peningkatan investasi, dan penguatan 6 klaster industri dan 2 klaster pemampu.

Tahap keempat yaitu 2035-2039 mulai disiapkan KA Trans Kalimantan dan KA perkotaan. Pemerintah masih menyiapkan pemindahan TNI Polri pada tahapan ini. Kemudian tahap kelima, yaitu 2040-2045 penyediaan fasilitas infrastruktur dan transportasi telah mencapai tahap akhir. Sementara pemindahan TNI Polri masih dilanjutkan.

Lanjut ke halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT