Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 11 Sep 2018 16:25 WIB

Ini Tips Sukses Berbisnis Kuliner dari Pendiri Dapur Solo

Nabilla Putri - detikFinance
Foto: Dok. Swan Kumarga Foto: Dok. Swan Kumarga
Jakarta - Berawal dari membuka usaha rujak di garasi rumah, pendiri restoran Dapur Solo, Swan Kumarga (57), kini memiliki omzet lebih dari Rp 10 juta per hari di tiap restorannya. Hingga saat ini, Swan telah memiliki lima cabang restoran Dapur Solo di Jakarta.

Saat dihubungi oleh detikFinance pada Senin (10/9/2018), Swan menceritakan awal kisah ia terjun ke dunia bisnis kuliner.

"Saya punya modal Rp 100 ribuan tahun 1986, saya pikir modal segini bisa untuk membeli gilingan es untuk menjual jus dan juga rujak," katanya.

Swan mengatakan memulai bisnis di dunia kuliner tidaklah mudah. Pada awalnya, kedai rujak dan jus milik Swan sering sepi. Akhirnya Swan mengembangkan menu rumahan seperti nasi pecel, nasi gudeg, dan membuka ruko pada 1990.

Selain menambah menu baru, Swan juga melihat sudut pandang sebagai pembeli. Menurutnya, kini orang lebih suka menyukai hal praktis sehingga selalu membeli makanan di luar, tapi tetap mengutamakan harga yang terjangkau. Maka ia mematok harga yang tidak terlalu mahal pada restorannya.


"Misalnya orang beli gado-gado pada umumnya Rp 20.000 ya kita jangan jual Rp 40.000, pasti orang tidak mau. Tapi jika kita beri Rp 22.500 dan tempat yang nyaman, pasti ada pelanggan," jelas Swan.

Swan juga memberi pesan pada calon pengusaha bisnis kuliner agar berani mengeluarkan ide brilian. Sebab, menurutnya sebagian besar orang takut untuk memulai.

"Mulia saja dahulu usahanya, walaupun kecil, asal dikerjakan dengan sungguh-sungguh," pesannya.

Memulai bisnis kuliner dan merintis hingga kini tentu Swan mengalami banyak tantangan. Apalagi kini semua hal berkaitan erat dengan teknologi. Jika dulu Swan melakukan promosi bermodal brosur, kini Dapur Solo merambah ke media sosial.

"Tantangannya sekarang ya harus melakukan penjualan secara online, disruption membuat kita harus mengikuti arus," jelasnya.


Maka Dapur Solo yang kini telah memiliki sekitar 300 karyawan memilih media promosi online seperti Instagram untuk mempromosikan menu hingga promo yang sedang berlangsung.

Kesuksesan Dapur Solo di dunia bisnis kuliner juga tak terlepas dari pelayanan dan kepuasan pelanggan yang terus diutamakan. Untuk mengetahui tips sukses berbisnis kuliner lainnya dari pendiri Dapur Solo, ikuti seminar dan workshop Restopreneur-Pursue Your Own Restaurants Business.

Acara yang digelar oleh i3L (Indonesia International Institute for Life Sciences) dan i2C (Indonesia Institute of Culinary) ini akan diselenggarakan Kampus i3L, Jakarta pada 13 September 2018. (idr/ara)
​​​Promosikan bisnis kamu, ​​​detik ini juga​​ di adsmart.detik.com
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed