Kantongi Puluhan Juta Rupiah dari Jualan Boneka Flanel, Ini Tipsnya

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 25 Jan 2020 09:30 WIB
Foto: Dok. Bonekaflanelku
Jakarta -

Berawal dari hobi, Irna Irawati kini memiliki usaha kerajinan boneka custom untuk suvenir pernikahan hingga wisuda. Irna sejak 2008 sudah mulai mengerjakan kerajinan berbahan kain flanel ini.

Saat itu ia membuat gantungan kunci, gantungan handphone hingga kerajinan boneka flanel.

"Saya memang suka sekali dengan kerajinan berbahan kain flanel, saya lihat internet kemudian coba-coba bikin sendiri. Alhamdulillah banyak yang suka," kata Irna kepada detikcom, Jumat (24/1/2020).

Irna menceritakan hal tersebut terus ia lakukan. Hingga pada tahun 2017, wanita asal Tasikmalaya ini meluncurkan Bonekaflanelku sebagai merek dagang kerajinannya.

Saat itu, Irna mengeluarkan modal awal sebesar Rp 10 juta. Jumlah modal ini ia alokasikan untuk membeli kain flanel, frame 3 dimensi, kotak untuk packing, gunting, lem bakar, printer, sampai komputer.

Sekarang, Irna mengerjakan kerajinan dibantu oleh 13 orang pegawai mulai dari admin, desain grafis, pengemasan, dekorasi, marketing hingga 6 orang yang menjahit.

Omzet yang dikantongi Irna saat ini sudah mencapai Rp 30-60 juta setiap bulannya. Pemesan berasal dari seluruh Indonesia, karena dipasarkan secara online.

Channel online yang digunakan mulai dari bonekaflanelku.id dalam laman ini ada harga dan pilihan boneka yang diinginkan. Kemudian dia juga memanfaatkan Instagram dan FB Fanspage @boneflanelku.

Kantongi Puluhan Juta Rupiah dari Jualan Boneka Flanel, Ini TipsnyaFoto: Dok. Bonekaflanelku

Irna juga memanfaatkan layanan e-commerce seperti Shopee, Bukalapak dan Tokopedia. Nama toko di ketiga e-commerce tersebut adalah bonekaflanelku. Setiap harinya, Irna bisa menjual 20-40 boneka custom berkualitas baik.

"Kami di Bonekaflaneklu mempekerjakan karyawan yang terbaik, untuk membentuk karyawan yang berkualitas, kami membuat training selama 2 bulan, baru kami masukkan ke tim inti," jelas Irna.

Dalam menjalankan bisnisnya, ada saja kendala yang dihadapi Irna, misalnya pada pegawai yang terbatas dapat menyebabkan pesanan kadang menumpuk. Untuk membuat boneka, biasanya dibutuhkan waktu 1-3 hari. Dia mematok harga paling murah Rp 50.000 dan paling mahal Rp 450.000.

Irna membagikan tips, untuk anak-anak muda yang ingin memulai usaha. Dia menyebut, harus selalu memantapkan hati sebelum memutuskan pilihan. "Kalau masih setengah hati saat mulai usaha, kamu lebih mudah dijatuhkan oleh keadaan, alih-alih sukses, usaha yang kamu bangun justru bisa berhenti di jalan," imbuhnya.

Jika hati sudah mantap, cobalah untuk mulai memikirkan model bisnis apa yang akan dijalankan. Bisa dengan mencari tren bisnis yang sedang berkembang.

Menurut Irna, calon atau pengusaha harus berpikir out of the box karena tak ada pebisnis yang sukses tanpa berpikir kreatif. "Bisnis transportasi online misalnya, ia melihat peluang bagaimana bisnis ini nantinya menjadi solusi masyarakat urban. Nah, jadi biasakan untuk mengasah kemampuan berpikir menjadi lebih kreatif ya," kata dia.

Irna menceritakan, calon pengusaha juga harus memiliki visi-misi yang jelas. Kemudian rencana bisnis yang memiliki fleksibilitas dan inovasi bisnis di dalamnya.

Terakhir, harus terbiasa untuk mengorganisir kebiasaan diri. Menurut dia hal ini sangat penting sebagai modal diri dalam mengatur usaha.

"Sederhananya, jika kamu tidak bisa mengorganisir diri, bagaimana kamu mengorganisir semua elemen bisnis?," jelasnya.



Simak Video "Mulai Bisnis Bermodal 1 Gadget"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/ara)