ADVERTISEMENT

Bisnis Kondangan Virtual Kala Pandemi, Cuannya Ratusan Juta!

Trio Hamdani - detikFinance
Sabtu, 31 Okt 2020 12:15 WIB
Nikah Virtual
Foto: Dok. Instagram viding.co

Menariknya, Viding didirikan bukan oleh orang-orang yang biasa berkecimpung di dunia wedding organizer (WO) melainkan dari perusahaan teknologi. Tapi ada orang dengan latar belakang WO yang dilibatkan dalam pembentukan Viding.

Bagi calon mempelai yang ingin menggunakan jasa pernikahan virtual ini, bisa memilih beberapa paket, mulai dari Rp 3 juta sampai Rp 9 juta. Bagi yang berminat bisa mengunjungi akun Instagram resmi mereka @viding.co.

Sejauh ini, kata dia peminat jasa pernikahan virtual cukup banyak. Bahkan sudah ada yang memesan hingga Oktober tahun depan. Tak sedikit calon klien yang mereka tolak karena keterbatasan sumber daya manusia (SDM).

"Jadi Viding ini sudah di-booking sampai Oktober tahun depan jadwalnya dengan kondisi tim kita sekarang 36 ya. Itu juga kita kemarin banyak tolak customer karena kita belum bisa scale up nih lagi mencoba scale up timnya untuk bisa lebih menerima customer lagi. Kita tolak hampir 60 klien," jelasnya.

Menurutnya pernikahan virtual ini bakal menjadi tren ke depannya, tak sekedar di era new normal saja.

"Yang kita lihat sebenarnya bukan karena pandemi ini sih ke depannya ya, tapi kayak trend saja orang nikah itu harus ada live streaming," ungkapnya.

Bicara soal omzet, dia mengatakan melonjak signifikan dari bulan ke bulan. Jika dirata-rata, per bulannya bisa memperoleh Rp 400-500 juta.


(toy/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT