Jadi Binaan Pertamina, UMKM Sepatu Ini Cuan hingga Rp 200 Juta/Bulan

Nurcholis Maarif - detikFinance
Selasa, 23 Mar 2021 20:05 WIB
UMKM
Foto: Pertamina
Jakarta -

Pertamina melalui Program Kemitraan tetap melakukan pendampingan kepada UMKM binaannya meski dalam bentuk virtual karena pandemi COVID-19. Beberapa di antaranya melalui pelatihan daring, pameran virtual, hingga program yang membantu mereka naik kelas seperti kegiatan Pertamina UMKM Academy: Fast Track akhir tahun 2020 lalu.

Berbagai kesempatan pendampingan itu telah dimanfaatkan secara baik oleh salah satu UMKM binaan Pertamina, Irma Sofia. Pemilik home industri sepatu dan sandal ini terhitung masih baru menjadi binaan Pertamina. Namun, segudang keuntungan langsung ia dapatkan tak lama setelah menjadi binaan kala itu.

"Bulan Mei 2020 bergabung, bulan September terpilih dan diberi kesempatan untuk ikut pameran virtual Pertamina SMEXPO. Sangat senang karena berkesempatan bertemu pembeli dari luar negeri juga. Kemudian tidak lama, bulan November lalu kembali diberi kesempatan ikut Pertamina UMKM Academy," tuturnya dalam keterangan tertulis, Selasa (23/3/2021).

Diungkapkannya, pada ajang UMKM Academy itulah wawasannya makin terbuka luas. Apalagi mengenai cara mengekspor produk karena ia dimasukkan dalam kelas Go Global.

Sofia mengaku siap untuk mengekspor produknya, terlebih setelah beberapa produknya menjadi langganan hotel berbintang di Bogor. Selain itu produknya juga telah dipasarkan hampir di seluruh wilayah penjuru Nusantara.

Keputusan berbisnis ini diambil setelah Sofia memutuskan berhenti dari pekerjaan sebelumnya di bank pada tahun 2015 silam. Dengan dibantu 8 orang karyawan yang merupakan tetangga sekitar rumahnya di wilayah Desa Pasir Eurih, Sirnagalih, Kabupaten Bogor, ia membangun bisnisnya hingga besar seperti sekarang.

"Perubahan setelah menjadi binaan Pertamina, sebelumnya stok barang tidak terlalu banyak. Sesudahnya saya bisa banyak menambah stok produk," katanya.

Kini Sofia mulai banyak melakukan inovasi produk. Selain sepatu dan sandal, ia juga membuat aneka macam tas wanita yang kini mulai banyak digemari. Dengan memanfaatkan media sosial @kndbagfashion dan beberapa marketpalce, ia mempromosikan produknya. Hingga kini Sofia dapat mengantongi pendapatan mencapai Rp 200 juta per bulan.

"Sebelum menjadi binaan Pertamina, masih sekitar Rp 150 juta per bulan. Jadi ada peningkatan cukup banyak," pungkasnya.

Sementara itu, Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina, Agus Suprijanto menambahkan, Pertamina akan mendukung pengembangan produk lokal. UMKM tersebut akan terus dikembangkan dengan skema pembinaan Go Digital, Go Modern, Go Online, hingga Go Global.

"Kami optimistis para binaan akan mampu diajak berkembang dan naik kelas serta menerapkan ESG di bidang sosial dan SGGs point 8 dengan membantu orang di sekitarnya dan mendukung pertumbuhan ekonomi," tutupnya.

Selain itu, Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Barat, Eko Kristiawan menambahkan Pertamina akan terus mendukung pengembangan produk-produk kebudayaan di wilayah Jawa Barat, seperti usaha home industri sepatu dan sandal milik Irma Sofia itu.

"Program kemitraan Pertamina bertujuan untuk menggerakan ekonomi masyarakat melalui pembinaan usaha kecil dan mikro, agar dapat berkembang dan mandiri," ungkapnya.

Adapun syarat untuk dapat bergabung menjadi mitra binaan Pertamina dapat di cek pada https://www.pertamina.com/id/program-kemitraan

(ncm/hns)