Saatnya Jadi Bos

Pria Ini 'Terbangkan' Bakul Sampai ke Spanyol, Cuannya Jutaan!

Aldiansyah Nurrahman - detikFinance
Selasa, 01 Feb 2022 08:30 WIB
Bakul Kreatif
Foto: Dok. Istimewa

Seiring waktu, usaha Eko dilirik masyarakat. Pesanan cendera mata dipesan berbagai kalangan masyarakat, sampai akhirnya ia mendapat pesanan dari Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta. dari situ, Dinas Perindustrian melirik usaha Eko. Ia pun diajak untuk bergabung dan dibina.

Saat dibina Eko diajarkan membangun merek, desain, dan lainnya. Eko juga mendapatkan jaringan untuk mengikuti pameran dan mengikuti lomba UMKM.

Dengan niat yang mantap memajukan Bakul Kreasi dan bekal yang didapatkan dari Dinas Perindustrian, Eko yang semula menjalankan usaha sembari bekerja sebagai karyawan, memutuskan berhenti jadi karyawan dan memilih fokus berbisnis mengembangkan Bakul Kreasi.

Usaha kaos lukis seiring waktu di Bakul Kreasi juga dihentikan karena ia membaca arah minat masyarakat yang lebih memilih kaos cetak mesin. Eko memilih fokus ke usaha jahitan tangan yang menurutnya masih diminati pasar. Produk-produk jahitan tangan seperti cendera mata hingga tas ini ia jual dari Rp 5 ribu hingga Rp 1,5 juta.

Saat pandemi COVID-19, usaha Eko turut terkena dampak. Yang semula usaha dijalankan secara luring dan daring, terpaksa hanya dijalankan secara daring via market place.

Meski begitu, Eko tidak patah arang. Pesanan dari daring pun mampu membuat usahanya bertahan. Rata-rata pesanan daring datang dari Malang dan Yogyakarta.

Kini ketika sudah diperbolehkan usaha luring lagi, Eko menjual produk Bakul Kreasi di Mal Kotakasablanka, Jakarta. Omsetnya pun kini berangsur membaik dengan pemasukan sekitar Rp 10 juta per bulan.


(fdl/fdl)