Follow detikFinance
Kamis, 15 Mar 2018 13:30 WIB

Canda Sri Mulyani Soal Ikan di Jakarta Mati 5 Kali

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Hasan Alhabshy Foto: Hasan Alhabshy
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani membagikan pengalamannya saat berkunjung ke Maluku beberapa waktu lalu. Hal itu dia sampaikan saat menghadiri acara Nawabakti PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) 2018 di Grand Ballroom, Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Kamis (15/3/2018).

Awalnya Sri Mulyani meminta PT SMI untuk bisa menyasar pembiayaan ke berbagai infrastruktur tradisional, seperti pasar ikan, jalan raya, atau bahkan port pelabuhan. Sri Mulyani ingin agar PT SMI bisa melakukan pembiayaan secara komprehensif.

"PT SMI diharap masuk ke segmen yang disebut mismarket dimana belum ada dan belum cukup financing, tapi bisa membuka wawasan rintisan berbagai proyek infra di Indonesia, saya harap inovasi itu bisa dilakukan," kata Sri Mulyani dalam sambutannya.


Menurut Sri Mulyani hal itu perlu dilakukan agar pemerintah daerah saat ini tak hanya mengandalkan APBD sebagai sumber pendanaan infrastruktur. Sebab, menurutnya ada banyak daerah yang dinilai potensial dalam meningkatkan hasil produksi ekspor bila dibantu pembiayaan oleh PT SMI.

"Kemarin saya ada di Ambon, Ternate, Tidore, dan pulau-pulau yang oenduduknya 1,6-1,8 juta yang satu putaran pulau itu hanya 45 menit, masyarakat dan kepala daerahnya sangat eiger (semangat) untuk membangun daerahnya bahkan ingin melakukan ekspor langsung," katanya.

Sri mulyani mengatakan, hasil produksi ikan tangkap di wilayah itu memiliki kualitas yang bagus, dan sangat potensial jika bisa diekspor dengan mudah.

"Karena kalau bicara ikan di sana untuk ekspor langsung ke Jepang jauh lebih dekat. Dia bilang ibu makan ikan di sini karena ikan di sini hanya mati satu kali, kalau di Jakarta dia sudah mati lima kali," kata Sri Mulyani diiringi tawa hadirin.


"Ikan mati sekali dipancing, masukan freezer mati dua kali, ke Surabaya mati tiga kali, masuk ke sampel mati empat kali dan dimakan sama kita mati lima kali," tambahnya.

Oleh sebab itu, Sri Mulyani meminta agar PT SMI bisa menjangkau infrastruktur di daerah-daerah tersebut agar dapat meningkatkan potensi ekspor yang ada.

"Poinnya adalah Ternate dan Tidore buat port yang bagus, potensinya besar komoditasnya bagus dan juga jelas. Ini yang perlu diadjust. Supaya pemerintah daerah makin familiar dengan PT SMI dan mereka tak hanya mengandalkan APBD," katanya. (fdl/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed