googletag.defineSlot('/4905536/detik_desktop/finance/pop_ups', [785, 440], 'div-gpt-ad-1574092191519-0').addService(googletag.pubads());
ADVERTISEMENT
Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 26 Apr 2019 08:12 WIB

Kisah Inspiratif

Dr. Dre, Miliarder Pertama di Dunia Hip Hop

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: GettyImages Foto: GettyImages
FOKUS BERITA Sukses dan Kaya Raya
Jakarta - Nama Dr. Dre sudah tidak asing lagi bagi para pecinta musik hip hop. Pria dengan nama lengkap Andre Romelle Young merupakan seorang rapper sekaligus produser musik bagi beberapa rapper, salah satunya adalah Snoop Dogg.

Bukan hanya cemerlang di skena hip hop saja, Dr. Dre pun merupakan seorang pebisnis yang cukup diperhitungkan. Lewat usahanya memproduksi headphone, produknya pun telah mendunia dan mendominasi penjualan headphone kalangan kelas atas. Dr. Dre sendiri merilis headphone-nya dengan merek Beats by Dre sejak Juli 2018.

Dre memulai karir sebagai rapper, bersama beberapa kawannya dia membentuk grup rap N.W.A (Ni*** With Attitude). Bersama kawannya DJ Yella dia mengajak rapper lainnya untuk bergabung, Ice Cube dan Eazy-E pun bergabung, alhasil grup rap ini berhasil membuahkan single pertama mereka pada 1987.

Grup rap ini pun dinilai cukup sukses, mereka disebut sebagai pionir genre gangsta rap yang menekankan lirik eksplisit untuk menggambarkan kekerasan di jalan-jalan dalam kota saat itu. Albumnya yang bertajuk Straight Outta Compton terjual hingga 3,5 juta kopi.

Namun, meskipun tenar grup tersebut justru terpecah belah mulai dari Ice Cube yang 'cabut' pada 1989, disusul Dre pada 1991. Dre pun memantapkan dirinya sebagai produser musik hip hop pada label rekaman Ruthless Records.

Masuk tahun 1992 Dre berpindah ke Death Row Records, dia ditawari kerja sama oleh kawannya yang merupakan salah satu mantan pemain NFL (american football), Suge Knight. Bukan hanya tetap menjadi produser, Dre pun sempat merilis solo debutnya The Chronic. Album itu pun cukup sukses, Dre berhasil menggaet penghargaan Best Rap Solo Performance Grammy untuk single, "Let Me Ride."

Meskipun sukses, Dre meninggalkan Death Row Record karena berseturu dengan Suge Knight pada Maret 1996. Berbulan setelahnya dia memulai label rekamannya sendiri degan nama Aftermath Entertainment. Membangun label sendiri ternyata tidak langsung berhasil buat Dre, hingga 1998 dia tidak pernah mencetak hits lagi.


Hingga akhirnya, dia menangani Eminem yang dikenalkan oleh Jimmy Iovine, yang membuahkan album pada 1999, Dre kembali lagi di jalan emasnya. Eminem sukses mendobrak Billboard 200 bahkan menduduki chart ke-2 setelah ditangani Dre.

Pada 2001, Dre menunjukkan ketajaman bisnisnya dengan menjual sahamnya di Aftermath Entertainment ke Interscope Records dengan perkiraan US$ 52 juta atau setara dengan Rp 7,28 miliar (pada kurs Rp 14.000). Dre pun tetap produktif memproduseri banyak album-album yang sukses.
Namun, pembajakan menghancurkan penjualan CD, yang membuat masa depan industri musik secara keseluruhan tampak suram.

Pusing dengan masalah pembajakan ini Dre mulai mencari usaha lain agar bisnisnya tetap bisa berjalan. Hingga akhirnya saat sedang ngobrol dengan Jimmy Iovine dia menemukan ide untuk mulai bisnis di dunia speaker.

Bisnis itu berasal dari keluhannya sendiri akan pembajakan online, serta dampak iPod Apple yang speaker earbud putihnya terlalu nyaring dan merusak lagu.

Pada awalnya, Dre skeptis tentang pasar untuk headphone mahal, terutama mengingat keberhasilan yang dimiliki banyak perusahaan dengan headphone murah dan praktis sekali pakai. Pada pertengahan 2008, Dre dan Iovine memberanikan diri merilis produk headphone mereka, yang disebut Beats By Dr. Dre. Pada akhir 2009, mereka menandatangani perjanjian dengan Hewlett-Packard untuk menggabungkan Beats By Dr. Dre dengan produk laptopnya.

Dre bekerja sama dengan banyak pesohor untuk membangun citra headphone-nya. Memanfaatkan nama tenarnya, dia meminta para pesohornya memakai headphone-nya di muka umum, salah satunya pebasket LeBron James. Bukan hanya itu mereka juga sempat masuk ke perusahaan rekaman Universal Music Group dan memastikan headphone Beats dipakai pada semua video musik di sana.


Bertahun-tahun Beats by Dre menyentuh kepopulerannya, Beats bukan hanya menjadi sebuah headphone biasa, namun lambang pesohor. Melihat potensi perusahaan yang terus merangkak naik, pada Mei 2014, Apple mengajukan tawaran untuk Beats by Dre, sebesar US$ 3,2 miliar atau setara dengan Rp 4 triliun, yang terdiri dari U$ 400 juta setara dengan Rp 56 miliar pada saham Apple dan sisanya dalam bentuk tunai. Kesepakatan itu merupakan akuisisi terbesar dalam sejarah Apple.

Diyakini hingga kini Dre pun masih mendapatkan kepemilikan saham Beats sebesar 25%. Dengan segala hartanya yang melimpah Dre menyebut dirinya sebagai seorang miliarder pertama di dunia Hip Hop.

(ang/ang)
FOKUS BERITA Sukses dan Kaya Raya
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com