Kisah Inspiratif

Sepak Terjang Sundar Pichai, Dari Kontrakan ke Silicon Valley

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 02 Mar 2021 09:28 WIB
sundar pichai, anjali pichai
Foto: dok. Getty Images
Jakarta -

Kisah sukses Sundar Pichai berikut bisa jadi inspirasi paling dikagumi oleh banyak penggemar perusahaan teknologi. Sundar Pichai yang berangkat dari pria kelas menengah di India bermetamorfosa menjadi orang paling berpengaruh di Silicon Valley.

CEO Alphabet dan Google Sundar Pichai lahir di sebuah kota di India bagian Selatan. Pichai dilahirkan di keluarga kelas menengah.

Dikutip dari indiatoday.in, disebutkan Pichai dulunya tinggal di rumah kontrakan yang sederhana.

"Kami tidur di ruang tamu, saya selalu menyimpan satu botol air di samping tempat saya tidur," kata dia dikutip dari indiatoday.in, Selasa (2/3/2021).

Pichai masuk ke Institut Teknik Kharagpur dan bersaing dengan siswa siswa lainnya. Akhirnya Pichai lulus dengan nilai C di salah satu makalahnya. Namun ia berhasil pergi ke Amerika Serikat dan bekerja di McKinsey dan bergabung dengan Google pada 2004.

Dalam wawancara dengan New York Times, Pichai menceritakan sejak kecil dirinya sangat suka membaca. "Saya membaca apapun yang bisa dibaca. Seperti Dickens, sampai membaca buku dengan itu anda tak akan pernah merasa kekurangan apapun," jelas dia.

Saat berkunjung ke tempat sekolahnya dulu, Pichai menyebut jika nilai bukanlah segalanya. Memang nilai C yang dia dapatkan memacu dirinya untuk bekerja keras dan memperbaiki nilai tersebut.

Pertama kali bergabung di Google, kinerja Pichai sangat moncer. Apalagi ketika dia sukses dengan proyek Chrome. Pichai dan timnya berperan penting untuk menciptakan Chrome dan menjadikan Chrome sebagai peramban paling banyak digunakan di dunia.

Keberhasilan tersebut membuat Pichai diberikan lebih banyak tanggung jawab. Kemampuan kepimpinan dan cara bekerja Pichai tak diragukan karena itulah ia diberikan posisi penting di Google.

Saat Larry Page dan Sergey Brin menuliskan surat dia menyampaikan perubahan besar yang terjadi dalam tubuh Google. Tak lupa, keduanya juga memuji Pichai sebagai orang yang paling memahami Page untuk menjalankan visi di perusahaan.

Mereka menuliskan jika Sundar memiliki kerendahan hati dan keinginan memahami teknologi yang tinggi. Pichai bekerja di Google selama 15 tahun.

Page menyampaikan jika Pichai merupakan orang yang paling bisa diandalkan dan tak ada yang lebih baik dari dia untuk memimpin Google dan Alphabet di masa depan.

Saat terpilih menjadi penerus Page dan Brin, Pichai menulis surat jika ia tak akan mengubah pola bisnis yang sudah ada sebelumnya. Pichai menyebut transisi kepemimpinan ini tak akan lagi mempengaruhi struktur Alphabet atau pekerjaan yang sudah dilakukan sebelumnya.

"Saya akan fokus pada Google dan yang kami lakukan adalah membangun Google yang bermanfaat untuk semua orang," jelasnya.

Simak video 'Kisah Inspiratif Bocah India Jadi Bos Google':

[Gambas:Video 20detik]



(kil/eds)