Profil Haji Isam, Pernah Jadi Sopir hingga Pabriknya Diresmikan Jokowi

Siti Fatimah - detikFinance
Jumat, 22 Okt 2021 10:12 WIB
Haji Isam dan Jokowi
Haji Isam dan Jokowi/Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden (Muchlis Jr)
Jakarta -

Kemarin Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pabrik biodisel di Kalimantan Selatan. Pabrik itu dikelola PT Jhonlin Agro Raya (JAR), anak usaha Jhonlin Group.

Menariknya, sosok pemilik di balik pabrik tersebut adalah Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, pengusaha asal Kalimantan Selatan.

Lalu bagaimana sepak terjang Haji Isam sebagai pengusaha?

Haji Isam disebut-sebut sebagai crazy rich Kalimantan Selatan karena kekayaannya yang berlimpah. Namun siapa sangka, ia pernah menjadi sopir truk di masa lalunya.

Pria kelahiran 1 Januari 1977 ini pernah menjadi seorang sopir. Ia mengawali bisnisnya dari nol dengan menjadi pekerja perkayuan, tukang tebang, hingga sopir angkutan.

Pria yang berasal dari Bone, Sulawesi Selatan ini pun mendapat jalan ke dunia pertambangan lewat seorang pengusaha Tionghoa-Surabaya. Dari situ, Haji Isam berani membuka usahanya sendiri.

Dalam catatan detikcom, salah satu bidang usahanya yaitu pertambangan. Perusahaan pertambangan Haji Isam disebut-sebut dapat menambang hingga 400 ribu ton batu bara per bulan. Omzet yang diperoleh setiap bulannya bisa mencapai Rp 40 miliar.

Selain tambang, pria asal Bugis ini juga memiliki usaha di bidang lain lewat bendera Jhonlin Group. Beberapa usaha lainnya ada yang bergerak di dunia media, penyewaan jet pribadi, properti, dan lain sebagainya. Bahkan, perusahaannya ini juga memiliki sebuah tim mobil balap bernama Jhonlin Racing Team.

Namanya pun semakin tenar setelah viral mengadakan pesta lamaran anaknya, Liana Jhonlin yang digelar secara mewah. Acara tersebut dilangsungkan di rumahnya di Banjarmasin, Kalsel. Acara itu menghadirkan artis papan atas Indonesia, bahkan pengisi acara dijemput menggunakan jet pribadi.

Haji Isam tersandung kasus korupsi pejabat pajak. Cek halaman berikutnya.



Simak Video "Respons KPK Kala Haji Isam Laporkan Saksi Kasus Suap ke Bareskrim Polri"
[Gambas:Video 20detik]