Blak-blakan Dubes RI untuk UEA

Di Balik Mesranya Hubungan Jokowi-Pangeran UEA

Vadhia Lidyana - detikFinance
Senin, 26 Okt 2020 09:57 WIB
Duta Besar RI untuk Abu Dhabi Husin Bagis
Foto: Wahyu Daniel
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berulang kali mendapatkan hadiah istimewa dari Uni Emirat Arab (UEA). Mulai dari pembangunan Masjid Agung Solo, sampai pembuatan jalan menggunakan nama orang nomor satu tersebut di Indonesia.

Kedekatan Jokowi dengan Pangeran Mahkota UEA Mohammed bin Zayed Al Nahyan turut disorot. Kedekatan ini pun menimbulkan banyak pertanyaan. Dari mana berawalnya, dan bagaimana dampaknya terhadap Indonesia. Menurut Duta Besar RI untuk UEA Husin Bagis, mesranya hubungan RI-UEA, terutama sejumlah hadiah itu sebagai bentuk apresiasi pada Jokowi yang dinilai sosok yang bijaksana dan jujur.

"Abu Dhabi ingin memberikan penghargaan atau apresiasi terhadap apa yang telah dilakukan Pak Jokowi terhadap negara ini dalam rangka meningkatkan hubungan kedua negara. Dan hubungan kedua negara itu bisa berbentuk trade, investment, tourism, politik, dan sebagainya.

Abu Dhabi melihat Pak Jokowi banyak berperan dalam meningkatkan hubungan dua negara. Sehingga apa yang kita lihat sampai namanya ada jalan di Abu Dhabi, ini sebuah keistimewaan," kata Husin dalam Blak-blakan detikcom, Senin (27/10/2020).

Husin juga menepis kabar pemberian jalan Presiden Jokowi berdasarkan hasil kesepakatan untuk memberi lahan konsesi pada UEA di Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai calon Ibu Kota baru.

"Kita sebagai orang Islam harus mengatakan astagfirullahhaladzim, kita memohon ampunan pada Allah SWT. Itu adalah berita yang sangat tidak berdasar dan sangat menyesatkan," tegas Husin.

Selain itu, Husin juga membeberkan soal perkembangan kerja sama Indonesia dengan UEA di sektor minyak dan gas (migas), tenaga surya, ritel, dan sebagainya. Berikut hasil wawancara Tim Blak-blakan detikcom dengan Husin Bagis di halaman selanjutnya>>>

Selanjutnya
Halaman
1 2 3