Wawancara Khusus Teresa Wibowo

Superwoman di Balik Sukses Bisnis Toko Online Serba Ada

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 24 Mei 2021 08:00 WIB
Teresa Wibowo
Foto: Dok. Ruparupa.com
Jakarta -

Untuk pelanggan Ace Hardware dan Informa pasti sudah tak asing dengan ruparupa.com. Sebuah layanan e-commerce milik Kawan Lama Group yang menjual berbagai macam kebutuhan masyarakat.

Teresa Wibowo adalah orang di baliknya. Dia mendirikan ruparupa.com melalui PT Omni Digitama Internusa. Kepada detikcom Teresa menceritakan ruparupa.com didirikan karena masyarakat semakin modern dan ingin berbelanja dengan cepat, mudah dan efisien tanpa harus datang ke toko.

Menurut dia, di era digitalisasi ini sektor ritel wajib bertransformasi dan selalu mendengarkan suara dan kebiasaan baru konsumen dalam berbelanja hingga.

Berikut kutipan wawancara detikcom bersama Chief of Many Things ruparupa.com Teresa Wibowo. Mulai dari perjalanan membangun ruparupa.com, 'berkah' di masa pandemi COVID-19, menghadapi persaingan yang semakin ketat sampai menjadi salah satu orang yang masuk dalam Forbes "Asia's Power Businesswomen".

Boleh anda diceritakan awal mula membangun ruparupa.com?

Jadi awal mulanya kenapa saya mempunyai ide ruparupa.com itu ya saya sudah di Kawan Lama sebenarnya sebelum ini dan saya memegang marketing ya. Departemen marketing, nah jadi karena being in marketing harus dekat dengan customer ya jadi kita tahu tentang customer behavior-nya seperti apa, keinginan customer seperti apa dan pada saat itu sudah mulai nih banyak komentar komentar ulasan yang mengatakan Ace Hardware nggak ada onlinenya ya? Informa nggak ada onlinenya?

Jadi dari situ saya mulai melihat oh iya kayaknya orang Indonesia sudah mulai ready ya untuk belanja online, memang pada saat itu belum populer jadi apa dan kita lihat apa iya orang Indonesia mau belanja barang yang besar lewat online tanpa memilih dulu, memegang, melihat dijelaskan speknya secara personal lalu juga apalagi toko kita banyak di mana-mana. Nah jadi sebenarnya nggak susah dan nggak sulit untuk customers langsung ke toko. Tapi ya itu kita lihat bahwa ada kesempatan big opportunity ada shifting daripada customer behavior ini dan makanya kita decide untuk memulai ruparupa.com ini.

Apa arti nama dari ruparupa.com?

Tentunya rupa rupa itu artinya kan banyak ya, jadi memang di grup Kawan Lama ini kita cukup bangga dengan variasi yang ada di toko kita. Jadi makanya apa ya kita lihat trennya punya nama yang mengulang. Jadi waktu itu ada blibli, ada yang lain lah e-commerce lagi yang gunakan nama double gitu. Kebetulan ruparupa.com akhirnya menggunakan nama ini.

Sejak mentransformasikan bisnis offline ke online apa saja yang menjadi tantangan dan bagaimana strategi untuk menyelesaikannya?

Tentu banyak karena kita kan berasal dari ritel company, ritel company ini bisnis prosesnya sungguh sangat berbeda dengan penjualan online. Jadi benar-benar kita membangun sangat basic jadi dari di data base kita itu nggak ada yang namanya foto produk, spesifikasi produk, jadi terus berat barang itu semua kalau di toko kan tinggal ambil ya di sales jadi ini barangnya nggak perlu melihat ini ukurannya berapa, sementara kalau di online atau kita beli kotak penyimpanan kita mau tau dong itu panjang lebar, kali tingginya berapa, muat berapa liter jadi ini semua kita mulai ngulang lagi dari banyak barang ya kita foto ulang, kita tambahkan dimensinya, terus dijelaskan produk itu untuk apa, terlebih barang-barang kita kan banyak barang unik ya, yang nggak umum jadi dari situ kita juga mesti foto, cara penggunaanya sampai videonya.

Bagaimana cara anda dan ruparupa.com menghadapi persaingan usaha sejenis yang makin ketat?

Nah sekarang ini saya rasa, karena adanya COVID-19 sangat mengakselerasi adopsi orang dengan belanja online. Jadi orang makin terbiasa, jadi kalau yang dulunya segan masih enakan belanja di toko nah sekarang mereka sudah terbiasa dan tidak lagi merasa belanja online itu ribet. Nah jadi ya tentunya sebagai tantangannya adalah bagaimana kita mempunyai customer experience yang sangat mudah jadi pada saat mereka belanja di ruparupa.com. Mereka bisa menemukan barang yang mereka inginkan dengan cepat, bisa checkout dengan cepat, dapat option mau bayar dengan apa nih yang paling mudah, bisa transfer, bayar pakai Gopay, OVO, cicilan kartu kredit banyak optionnya.

Apapun yang memudahkan customer. Fitur yang sangat membantu kita adalah pick up kita benar-benar gunakan kekuatan network Kawan Lama itu sendiri dan mempunyai 300an lebih store Ace Hardware, Informa yang tersebar di Indonesia dan jadi tempat pickup jadi customer kalau barang besar supaya benar-benar yakin beli dan pickup sendiri di toko itu bisa. Kalau mau dikirim pun kita make sure ongkir murah, jadi dikirim dari toko terdekat.

Selain itu kita juga memberikan free ongkos kirim untuk minimum pembayaran tertentu. Ada 600 lebih titik pengambilan di banyak kota. Jadi ongkos kirimnya lebih affordable. Ada di 69 kota tepatnya.

Toko ritel itu harus selalu mendengarkan suara konsumen, memang biasanya ritel itu harus punya formulasi lokasi yang tepat, pemilihan barang yang tepat adalah dua hal yang memang sudah jadi pakem.

Tapi kita juga harus mendengarkan suara konsumen, nah konsumen ini maunya seperti apa dan kita harus dengarkan kebutuhan merka gitu, jadi jangan hanya kita mempunyai inovasi sendiri tapi tidak dibutuhkan customer. Nah jadi selama ini sih dari awal rupa-rupa itu kita mendengarkan kebutuhan customer itu jadi kita menangkap kebutuhan bahwa mereka perlu belanja online, mereka membutuhkan yang namanya service omni channel. Mereka mempunyai kebutuhan untuk oh bagaimana nih belanja online offline apalagi yang namanya membership itu terjadi juga kalau belanja online dapat poinnya, jadi fitur yang kami kembangkan pun itu beriringan dengan kebutuhan konsumen.

Tonton juga Video: Indra: Harus Bisa Membantu Orang yang Kurang Mampu!

[Gambas:Video 20detik]