Follow detikFinance
Selasa 21 Mar 2017, 12:12 WIB

Anggrek Asal Thailand Masuk RI Sejak 2004

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Anggrek Asal Thailand Masuk RI Sejak 2004 Foto: Fadhly Fauzi Rachman/detikFinance
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Indonesia masih mengimpor tanaman hias, yaitu anggrek. Anggrek tersebut diimpor dari Thailand.

Di Pasar Rawa Belong, Jakarta Barat, anggrek impor asal Negeri Gajah Putih ini, dijajakan beberapa pedagang bunga. Jenisnya adalah dendrobium sonia, yang memiliki warna ungu di bagian kembangnya dan jenis anggrek putih.

Salah seorang pedagang bernama Jeni mengungkapkan anggrek-anggrek impor itu sudah masuk Pasar Rawa Belong sejak 2004-2005.

"Anggrek impor ini sudah dari dulu ada. Dari sekitar tahun 2004-2005, sudah masuk," ungkap Jeni saat dijumpai detikFinance di kiosnya, Jakarta, Selasa (21/3/2017).

Jeni mengatakan, anggrek-anggrek impor tersebut diimpor dalam bentuk bunga jadi, dan telah terbungkus plastik berisikan 10 tangkai bunga. Di plastik tersebut juga sudah dilabeli produk Thailand.

"Ini (anggrek impor) memang sudah diplastikin dari sana. Jadi kita jual sudah seperti ini," kata Jeni.

Lebih lanjut, Jeni mengatakan, bahwa anggrek impor Thailand itu memiliki ukuran yang lebih besar, terutama di bagian kelopak. Kelopak-kelopak anggrek impor dari dua jenis itu, lebih lebar dibanding anggrek asli Indonesia.

Selain itu, batang bunga anggrek impor pun tampak lebih panjang dan lebih besar dibanding anggrek lokal. Namun, tampilan dari anggrek lokal dan anggrek impor sama persis. Hanya berbeda dari sisi ukuran saja.

"Memang kalau anggrek impor itu lebih besar daripada anggrek lokal, walau pun jenisnya sama," tutur Jeni. (hns/hns)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed