Kereta Bandara Soetta Berangkat dari Stasiun Manggarai

Muhammad Idris - detikFinance
Kamis, 08 Jun 2017 15:05 WIB
Foto: Ari Saputra
Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menargetkan kereta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) bisa beroperasi di September 2017. Target ini mundur dari rencana semula, yang dijadwalkan beroperasi Agustus 2017.

Direktur Utama KAI, Edi Sukmoro, mengatakan selain mundurnya jadwal operasi, perubahan lainnya yakni penggunaan Stasiun Manggarai sebagai stasiun keberangkatan awal kereta bandara.

Sebelumnya, lantaran Stasiun Manggarai belum siap, keberangkatan pertama kereta bandara digeser ke Stasiun Sudirman Baru yang berada di Dukuh Atas, Jakarta Pusat.


"Rencananya seperti semula, tiba dan berangkat di Manggarai, bukan di Sudirman Baru. Kita langsung ke Menggarai, selesaikan sampai Manggarai, kita harapkan begitu," jelas Edi kepada detikFinance ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (8/6/2017).

Namun demikian, selain masih harus meratakan bangunan pabrik-pabrik yang ada di Tangerang, pihaknya harus segera menyelesaikan fasilitas untuk putaran kereta bandara di Stasiun Manggarai.

"Yang pasti bahwa di samping pabrik itu, yang krusial balik kanan di Manggarai-nya harus disiapkan. Karena nanti kalau belum siap (putaran), enggak bisa balik kan dari Manggarai, lebih penting lagi seluruh segmen itu harus sudah selesai," terang Edi.


Sementara itu, untuk Stasiun Sudirman Baru, pihaknya masih optimistis bisa selesai tepat waktu pada Juni 2017 nanti. "Selesai Sudirman Baru bisa selesai (sesuai target)," pungkasnya.

Seperti diketahui, dari Stasiun Batu Ceper menuju Stasiun Bandara akan menggunakan jalur kereta baru sepanjang 12,1 km, sedangkan sisanya adalah jalur eksisting dari Stasiun Manggarai-Stasiun Batu Ceper. Operator kereta Bandara Soetta adalah PT Railink, anak usaha PT KAI dan pembangunnya bekerja sama dengan PT Angkasa Pura II (Persero). (idr/hns)