Follow detikFinance
Rabu, 08 Agu 2018 21:24 WIB

Ada Perang Dagang AS-China, Mendag Targetkan Buka Pasar baru

Hilda Meilisa Rinanda - detikFinance
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita/Foto: Grandyos Zafna Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita/Foto: Grandyos Zafna
Surabaya - Menghadapi perang dagang antar negara Amerika Serikat (AS) dan China, Indonesia menyiapkan pasar kerja sama baru untuk mengekspor produknya di beberapa negara lain, misalnya saja Australia, Tunisia, Mozambik, hingga Maroko.

"Ini yang saya harap bisa selesai adalah Australia, Tunisia, Mozambik dan Maroko dan secara substansial yang arsip itu kami harapkan bisa selesai," ujar Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita usai memberikan kuliah umum di Universitas Airlangga Surabaya, Rabu (8/8/2018).


Tak hanya itu, Enggar mengatakan, Direktur Jenderal Kementerian Perdagangan kini sedang bertolak ke Jepang untuk melakukan general review. Setelah itu, dia ingin segera memproses dengan asosiasi perdagangan bebas seperti EU dan EFTA.

"Hari ini Dirjen saya sedang ke Jepang untuk melakukan general review atas Indonesia ke Jepang, kemudian kita proses diharapkan tahun depan itu dengan EU dan EFTA," ungkapnya.


Kala ditanya apakah hal ini bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi, Enggar mengaku ada dua hal yang mempengaruhi, misalnya investasi dan ekspor.

"Iya pertumbuhan ekonomi tergantung dari dua hal yaitu investasi dan ekspor. salah satu komponen yang kita gunakan adalah bagaimana ekspor kita tumbuh, demikian juga investasinya lebih meningkat dan kita memberikan beberapa atau cukup banyak insentif bagi investasi," katanya.


Saksikan juga video 'Cara Pemerintah Manfaatkan Perang Dagang AS-China':

[Gambas:Video 20detik]

(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed