Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 06 Feb 2019 14:26 WIB

Pengusaha Logistik Ngeluh, Tarif Kargo Udara Naik 300%

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Ilustrasi oleh Andhika Akbarayansyah Foto: Ilustrasi oleh Andhika Akbarayansyah
Jakarta - Asosiasi Perusahaan Jasa Ekspedisi Ekspres Indonesia (Asperindo) mengeluhkan tingginya tarif kargo udara. Tarif angkutan logistik menggunakan pesawat itu disebut terus mengalami kenaikan.

Ketua Umum Asperindo Mohamad Feriadi menyebut kenaikan tarif kargo udara sudah naik hingga 300%. Kenaikan terjadi sejak Juni 2018 hingga Januari 2019.

"Persentase kenaikan total mencapai lebih dari 300%. Makanya tinggi sekali. Kenaikan itu terjadi pertama sejak Juni 2018. Sampai Januari ini naik dua kali total 300% lebih," katanya ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Rabu (6/2/2019).

Pihaknya sebagai pengusaha logistik tentu sangat terbebani dengan kondisi tersebut. Pasalnya mereka cukup mengandalkan kargo udara yang disediakan maskapai penerbangan.

"Asperindo itu adalah asosiasi perusahaan jasa pos logistik Indonesia. Karena karakteristik kami adalah ekspres maka kami banyak melakukan pengiriman jasa menggunakan pesawat," jelasnya.



Pihaknya, kata dia tidak menduga akan terjadi kenaikan jasa kargo udara secara signifikan.

"Maskapai sudah melakukan kenaikan tarif berkali-kali. Sampai Januari pun kalau saya bicara Garuda, di bulan Januari ini saja sudah melakukan kenaikan sampai dua kali," sebutnya.

"Garuda (menaikkan tarif) terhitung sejak 2018 bulan Juni. Oktober dua kali naik. Kemudian lanjut lagi Bulan November. Kemudian lanjut lagi di Bulan Januari dua kali. Total sekitar enam kali kenaikan," tambahnya.



Pengusaha Logistik Ngeluh, Tarif Kargo Udara Naik 300%
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com