Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 07 Mar 2019 15:10 WIB

Liputan Khusus

Mau Ikutan Bisnis Warteg Beken di Jakarta? Begini Caranya

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Puti Aini Yasmin Foto: Puti Aini Yasmin
Jakarta - Siapa yang tak ingin memiliki usaha dengan penghasilan yang menjanjikan? Salah satu caranya mungkin dengan memiliki warung tegal atau warteg di Jakarta, seperti Warteg Kharisma Bahari.

Warteg yang selama ini dianggap kumuh kini bisa memikat hati para pembelinya. Sebab, Warteg Kharisma memiliki tampilan yang berbeda dibanding pada umumnya.

Sang pemilik, Sayudi memang berkeinginan untuk mengubah citra penilaian masyarakat terhadap warteg. Sebab selama ini ia kerap ditolak ketika mau menyewa bangunan untuk membuka warteg.

Warteg dianggap kumuh sehingga bisa membuat lokasi bangunan tersebut tak enak untuk dipandang.

"Kan image warteg itu kumuh. Nah dari situ saya ingin mengubah image kumuh itu itu yang dulu cuma pakai papan, tulisannya juga besar-kecil jadi lebih menarik lah," ungkap dia kepada detikFinance pekan lalu.

Maka dari itu, ia sering untuk mencoba keluar masuk tempat makan dan mencontoh interior yang dipakai di lokasi tersebut dan mengaplikasikannya ke warteg, agar bisa membuat pembeli nyaman.



Nah, tak susah untuk memiliki Warteg Kharisma karena Sayudi hanya mensyaratkan kemampuan modal untuk membangun warteg. Dari modal tersebut, pembeli tinggal hanya masuk dan membuka dagangannya.

"Nggak perlu macam-macam, intinya duit saja. Kan semua Kharisma yang siapin, jadi contoh sudah ada kiosnya ya bayar Rp 110 juta nanti perabotan, panci, kompor, piring semua sudah masuk," jelas dia.

Lebih lanjut, ia menjelaskan biaya yang perlu dikeluarkan sebesar Rp 110 juta hingga Rp 150 juta tergantung tipe warteg yang diinginkan. Setelah pembayaran tersebut, sang pembeli memiliki warteg tersebut seutuhnya atau sistem beli putus.

"Ini sistem beli putus. Jadi mereka bayar lunas ya sudah itu milik mereka nantinya nggak ada lagi sama saya. Saya hanya membuatkan," pungkas dia.

Sementara itu, Warteg Kharisma sendiri telah ada sebanyak 217 di Jabodetabek. Hal itu sesuai dengan visinya 'Me-warteg-kan Jabodetabek'.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com