Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 08 Apr 2019 15:24 WIB

Tiket Pesawat Masih Mahal, Luhut: Sabar, Masih Ada Pilpres

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta masyarakat untuk sabar terkait tiket pesawat yang masih mahal. Saat ini, pemerintah sedang mengupayakan harga tiket turun.

"Sabar kan, kan masih ada Pilpres, biar aja sekarang tinggi-tinggi dulu, nggak apa-apa," ujarnya di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (8/4/2019).

Luhut mengatakan, upaya penurunan tiket pesawat tidak bisa instan. Dia mengatakan, penurunan harga tiket butuh proses.

"Sebentar dulu, ini kan lagi diproses, masa langsung diomongin sekarang kaya makan cengek. Kita tunggu aja prosesnya sebentar," ujarnya.


Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan waktu satu minggu bagi maskapai nasional untuk menurunkan harga tiket pesawat. Kementerian Perhubungan sudah menyiapkan langkah-langkah bila harga tiket tak kunjung turun sebagaimana dikeluhkan masyarakat.

Dia meminta masing-masing maskapai memberlakukan tarif bervariasi, yaitu adanya sub kelas tarif. Artinya dalam satu penerbangan, harga tiket yang dijual beragam dari yang termurah hingga tertinggi sesuai ketetapan tarif batas atas dan tarif batas bawah yang berlaku.


Dalam seminggu ke depan pihaknya akan mengevaluasi hal tersebut. Bila maskapai tak mematuhi imbauan penerapan sub kelas tarif, Kemenhub akan membuat aturan yang mewajibkan hal itu.

"Saya akan mengevaluasi dalam satu minggu ke depan apabila masih tidak tercatat tarif-tarif yang bervariasi sebagian yang terjangkau, maka pemerintah akan memberlakukan ketentuan yang berkaitan dengan sub price," katanya di Kantor PT IPC, Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (7/4/2019). (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com