Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 25 Jun 2019 14:23 WIB

Stok Beras Bulog 2,2 Juta Ton, Darmin Minta Perbanyak Operasi Pasar

Vadhia Lidyana - detikFinance
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution/Foto: Dok. Kemenko Perekonomian Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution/Foto: Dok. Kemenko Perekonomian
Jakarta - Stok beras Bulog masih tersisa sekitar 2,2 juta ton. Untuk mengantisipasi beras rusak, pemerintah akan memperpanjang operasi pasar.

"Memang gini, Bulog itu stoknya sekarang masih 2,2 juta ton, tapi sebagian besar dari impor tahun lalu. Sehingga kita bilang ini lama-lama rusak nih berasnya. Oleh karena itu, dia (Bulog) harus memperbanyak operasi pasar," kata Menko Perekonomian Darmin Nasution usai menghadiri rapat dengan Badan Anggaran DPR, di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (25/6/2019).

Kemudian, selain dengan operasi pasar, stok beras yang masih banyak itu juga akan disalurkan untuk bantuan beras sejahtera (rastra). Nanti, masyarakat yang mendapat bantuan tersebut akan menerimanya dalam bentuk beras, bukan uang.

"Termasuk juga sebenarnya untuk rastra yang bukan non tunai. Dengan non tunai kan bukan beras, uang. Itu disimpan enam bulan lagi, setahun lagi bisa rusak beras," tutur Darmin.


Sebagai informasi, Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog Tri Wahyudi Saleh mengungkapkan, operasi pasar tersebut merupakan Kegiatan Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) beras medium yang digulirkan Bulog dan akan diperpanjang hingga akhir Desember 2019.

"Stabilisasi harga aja. Jadi tadi diputuskan, diperpanjang KPSH. Jadi akan dilanjutkan kembali, sementara ini Bulog berhenti yang KPSH-nya pada akhir Mei, tepatnya 31 Mei 2019," kata Tri usah menghadiri rapat koordinasi (rakor) pangan di kantor Darmin, Senin (24/6/2019).

Program KPSH sendiri mirip seperti operasi pasar, Bulog ditugaskan pemerintah untuk mengguyur pasar dengan beras medium guna menstabilkan harga. Bulog sendiri menurut Tri akan menargetkan 1,48 juta ton beras yang dapat disalurkan lewat program ini.

"Ya target 1,48 juta ton setahun operasi pasar itu targetnya," kata Tri.


Pada program KPSH yang digulirkan hingga Mei 2019 sendiri, Bulog telah mengalirkan beras ke pasar sebesar 227 ribu ton.

"Realisasinya kan dari 225 ribu sampai akhir Mei, lalu jadi 227 ribu ditambah bantuan bencana alam," kata Tri.



Stok Beras Bulog 2,2 Juta Ton, Darmin Minta Perbanyak Operasi Pasar
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com