ADVERTISEMENT
Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 02 Sep 2019 14:10 WIB

Pasang Iklan di Google Kena Pajak 10% Mulai Oktober

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto
Jakarta - Google Indonesia akan memungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10% atas iklan yang dilakukan di wilayah Indonesia. Aturan ini berlaku mulai 1 Oktober 2019

Google Indonesia akan bertindak sebagai penerbit invoice dan reseller jasa.

"Aturan ini berlaku untuk akun Google Ads dengan alamat penagihan di Indonesia," kata Google dalam keterangan tertulis, Senin (2/9/2019).


Google menambahkan jika pengguna jasa iklan ingin mendapatkan potongan pajak 2% dari pembayaran, Google meminta bukti slip pemotongan pajak original atau bukti potong.

"Untuk pelanggan dengan status pembayar PPN, Anda diharuskan memberi Google bukti pembayaran PPN (Surat Setoran Pajak/SSP) dengan mengirimkan dokumen fisik yang asli dan ditandatangani," tulis Google.



Simak Video "Iklan Terapi Stem Cell Dilarang Muncul di Google"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com