Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 23 Jan 2020 18:12 WIB

Ojol Kumpul di Kemenhub Besok, Bahas Tarif Perlu Naik atau Nggak

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: instagram
Jakarta -

Tarif ojek online (ojol) saat ini mulai dievaluasi kembali oleh Kementerian Perhubungan. Tarif ojol pun sebelumnya memang diminta evaluasi oleh driver ojol, mulai dari besaran tarifnya hingga skema penentuannya.

Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan besok pihaknya akan mengundang para driver ojol untuk melakukan rapat membahas evaluasi tarif.

Budi sendiri tidak tegas menyebutkan apakah setelah evaluasi tarif ojol akan naik. Dia mengatakan tarif bisa saja tetap, bahkan bisa juga turun.

"Kita masih evaluasi. Bisa naik, bisa turun, bisa tetap. Besok kita ketemu sama mereka (driver ojol)," kata Budi ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (23/1/2020).


Driver ojol sendiri juga meminta agar skema penentuan tarif diubah. Bukan lagi zonasi, driver meminta tarif untuk diatur pemerintah daerah.

Mengenai permintaan tersebut Budi juga mengatakan belum ada keputusan. Salah satu skema yang disebutkan adalah tetap menggunakan zonasi, namun memberikan otoritas ke beberapa daerah yang dianggap geografisnya sulit.

"Kita masih belum punya konsep. Apakah zonasi terus, atau kita kasih otoritas ke Gubernur untuk atur beberapa daerah yang kondisi geografisnya berat buat ojol. Apakah tetap zonasi aja, atau mau diubah ke daerah semua, atau jalan dua-duanya semua masih dibahas," kata Budi.

Ojol Kumpul di Kemenhub Besok, Bahas Tarif Perlu Naik atau Nggak



Simak Video "Dear Pengguna Ojol, Ini Tarif Baru yang Berlaku Mulai September"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com