Truk Obesitas Masih Boleh Lewat Tol, Ini Syaratnya

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 24 Jan 2020 09:25 WIB
Ilustrasi/Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Kementerian Perindustrian sudah menemukan jalan keluar untuk silang pendapat dalam penanganan truk obesitas alias over dimension over load (ODOL). Kemenhub setuju memberikan kelonggaran untuk truk obesitas bisa masuk jalan tol.

Namun tidak semua truk ODOL bisa masuk jalan tol. Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan hanya truk obesitas yang mengangkut semen, baja, kaca lembaran, beton ringan, dan air minum dalam kemasan saja yang masih diperbolehkan masuk jalan tol.

"Kami, Kemenhub dan Kemenperin telah bersepakat akan memberlakukan pengecualian untuk kendaraan ODOL yang mengangkut 5 industri pengangkut komoditas berikut semen, baja, kaca lembaran, beton ringan, air minum dalam kemasan," ungkap Budi dalam keterangan tertulis, Kamis (23/1/2020).

Kelonggaran ini sendiri, diberikan Kemenhub hingga tahun 2022. Dengan begitu, dapat disimpulkan truk ODOL yang mengangkut lima komoditas yang sudah ditentukan Kemenhub masih boleh melewati jalan tol hingga tahun 2022.

Klik halaman berikutnya >>>

Truk Obesitas Masih Boleh Lewat Tol, Ini Syaratnya

Selanjutnya
Halaman
1 2