Impor Laptop hingga Oven dari China Terganggu Gara-gara Corona

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 06 Mar 2020 17:57 WIB
Laptop china
Foto: Tim Infografis, Fuad Hasim
Jakarta -

Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto menyebut gara-gara virus corona pasokan barang dari China ke Indonesia menjadi terganggu.

Agus mengatakan, virus corona membuat pasokan bahan baku produk elektronik dari China ke Indonesia menjadi tergerus. Pasalnya, pabrik elektronik di China berhenti akibat merebaknya virus tersebut.

"Impor dari Tiongkok hampir 30% bahan baku. Elektronik memang agak tergerus karena di sana pabriknya stop," kata Agus dalam diskusi Kesiapan Perdagangan Indonesia Menghadapi Wabah Virus Corona di kantor DPP PKB, Jakarta, Jumat (6/3/2020).

Adapun produk elektronik yang dimaksud yaitu laptop, oven, hingga pengolahan panas logam lainnya.

"Laptop, furnis dan oven, kemudian pengolahan panas logam lainnya. Itu lebih dari 90% impor dari RRT (Republik Rakyat Tiongkok)," ucapnya.

Agus menjelaskan, sejak adanya virus corona membuat beberapa komoditas impor lainnya menjadi terhambat. Hal itu lantaran adanya batasan pergerakan hingga persyaratan baru yang membuat impor terhambat.

"Tapi tidak penurunan sampai tajam (impor) hanya perlambatan karena pergerakan orang akibat wabah ini dibatasi pergerakan di Tiongkok. Kemudian juga pengiriman barang mengenai loading itu banyak persyaratan dengan kondisi sekarang ini," sebutnya.

Untuk itu, Agus meminta pelaku usaha dalam negeri mencari alternatif negara lain guna mencukupi kebutuhan bahan baku dalam negeri.

"Kita menghimbau untuk cari alternatif karena kalau tidak produksi terhenti. Supaya terjaga kita cari produk bahan baku, cari alternatif tidak hanya dari Tiongkok. Negara mana saja banyak beberapa tergantung industrinya apa," pungkasnya.



Simak Video "Klaster Baru Covid-19 di Bejing Lewat Ikan dan Produk Laut"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)