Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 13 Mar 2020 21:15 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Diprediksi Lesu, Luhut: Jangan Meramal Kejauhan!

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Presiden Joko Widodo menghadiri Dies Natalis ke-68 Universitas Indonesia di Balairung UI, Depok, Jawa Barat, Jumat (2/2/2018). Jokowi mengatakan perguruan tinggi harus melakukan banyak inovasi. Sejumlah menteri juga hadir. Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Virus corona telah menghantam perekonomian banyak negara, tak terkecuali di Indonesia. Beragam prediksi pun menyebut bahwa pertumbuhan ekonomi akan melambat.

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa memang kemungkinan ekonomi bisa saja melambat.

"Ya bisa saja kuartal pertama bisa di bawah 5 (persen) sedikit, kuartal berikutnya di bawah lagi dikit," kata Luhut ditemui di kantornya, bilangan Thamrin Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2020).

Namun dirinya enggan banyak berspekulasi banyak. Dia menegaskan bahwa tidak bisa meramal jauh-jauh soal perlambatan ekonomi.

"Tapi jangan meramal terlalu jauh nggak bisa begitu," tegas Luhut.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir pernah memperkirakan pertumbuhan ekonomi nasional diperkirakan 4,7% tahun ini.

"Pertumbuhan ekonomi juga saya rasa Indonesia akan koreksi yang tadinya 5% lebih, 4% lebih, tapi 4% masih bagus loh kalau kita lihat negara-negara lain," kata Erick dalam sebuah acara Business Outlook, di bilangan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2020) lalu.

Bank Indonesia (BI) bahkan mengkaji ulang proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional tahun ini. Sebelumnya pada rapat dewan gubernur (RDG) BI periode Februari 2020, bank sentral menurunkan proyeksi ekonomi menjadi 5%-5,4% lebih rendah dibandingkan proyeksi sebelumnya 5,1%-5,5%.

"Dengan merebaknya tadi (virus corona), kita harus hitung ulang. Sedang dalam proses, nanti akan kita umumkan di RDG ke depan, mungkin lebih rendah dari itu karena dampaknya lebih luas," kata Gubernur BI Perry Warjiyo di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2020).



Simak Video "Manufaktur Babak Belur, Jokowi Minta Stimulus Ekonomi Tetap Sassaran"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com