Perjalanan Jouska: Dikomplain Klien hingga Tutup Sementara

Danang Sugianto - detikFinance
Sabtu, 25 Jul 2020 07:00 WIB
Aakar Abyasa Fidzuno, CEO dan Founder Jouska Indonesia
Foto: Aakar Abyasa Fidzuno, CEO dan Founder Jouska Indonesia (istimewa/IG Aakar Abyasa)
Jakarta -

Satgas Waspada Investasi (SWI) telah mengeluarkan surat agar PT Jouska Finansial Indonesia (Jouska ID) menutup operasionalnya. Perusahaan yang mengaku financial advisor itu harus mengakhiri sepak terjangnya.

Semua itu berawal dari ramainya kicauan para klien Jouska di Twitter. Mereka merasa dirugikan dengan cara kerja perencana keuangan tersebut.

Akun Twitter Alvin Alvin atau @yakobus_alvin yang paling getol memposting permasalahan ini. Selain mengaku menjadi korban, dia juga membendung keluhan nasabah Jouska Indonesia lainnya yang kemudian dia posting melalui akunnya.

"Ramenya. Beberapa sudah banyak yang DM dgn kasus serupa. Sy ijin share ya. Kasus ky gni kayak gni saya yakin banyak sekali tapi malas atau gatau gimana melapor. Sy lapor ke @ojkindonesia juga gak ada tanggapan waktu itu," tulisnya.

Kebanyakan dari keluhan para nasabah itu sama, Jouska Indonesia memiliki akses untuk mengelola portofolio investasi saham para kliennya. Padahal Jouska Indonesia adalah perencana keuangan yang berlaku hanya memberikan perencanaan keuangan kliennya dan diharamkan mengelola langsung dana kliennya.

Anehnya, rata-rata para klien Jouska mengeluhkan hal yang sama. Dana investasinya dibelikan saham PT Sentral Mitra Informatika Tbk (LUCK). Pembelian juga dilakukan saat LUCK pertama kali mencatatkan sahamnya atau IPO pada akhir 2018.

Padahal saham IPO sangat berisiko lantaran belum diketahui kinerja fundamental perusahaannya. Saham ini memang sempat menguat tinggi hingga Rp 2.000-an, tapi sekarang nilai saham menyusut drastis tinggal Rp 312 per lembar saham.

Menariknya lagi, rata-rata nasabah yang mengeluh itu mengaku sudah meminta Jouska untuk menjual saham itu. Namun permintaan itu tidak dilakukan dan akhirnya mereka mengalami kerugian. Ada yang portofolio investasinya turun Rp 30 juta, Rp 50 juta hingga mencapai Rp 100 juta.

Berlanjut, Bos Jouska ID tertunduk lesu minta maaf. Baca di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3