Ini Lembaga yang Sudah Dibubarkan Jokowi, Next yang Mana?

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 30 Jul 2020 07:04 WIB
Presiden Jokowi melantik lulusan IPDN di Istana Bogor, tahun 2020.
Presiden Joko Widodo (Jokowi)/Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah resmi membubarkan 18 tim kerja, lembaga/badan dan komite. Namun segitu saja belum cukup, masih akan ada pembubaran lembaga dan komite lainnya.

Hal itu dibocorkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo. Hal itu sedang dibahas dengan Kementerian Sekretariat Negara untuk memetakan lembaga mana saja yang dianggap tumpang tindih dan memiliki hasil yang tidak jelas.

"Sekarang KemenPAN-RB dengan Setneg sedang mempersiapkan juga menginventarisasi beberapa lembaga yang UUD maupun yang non-UUD, yang berpotensi untuk kita hapuskan karena banyak yang tumpang tindih atau nanti istilahnya bisa diintegrasikan dengan kementerian-kementerian maupun lembaga-lembaga yang ada. Dalam praktiknya juga mohon maaf mungkin nggak jelas output-nya yang ada," kata Tjahjo dalam webinar yang diselenggarakan Universitas Diponegoro, dikutip Rabu (29/7/2020).

Kriteria salah satu lembaga yang akan dibubarkan itu seperti Badan Pengelola Jembatan Suramadu yang keberadaannya dianggap tumpang tindih.

"Saya ambil contoh, sebuah jembatan penyeberangan antara Surabaya-Madura (Suramadu). Itu Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kota Surabaya, Pemerintah Kota Kabupaten Sumenep, ikut terlibat dalam sebuah jembatan penyeberangan Surabaya-Madura. Tapi di luar 3 Pemerintah Daerah masih kurang, ditambah lagi Badan Pengelola Jembatan Suramadu, belum lagi Kementerian PUPR juga masuk dalam peran-peran tersebut," terang Tjahjo.

Selain itu, terkait dengan badan atau lembaga untuk kawasan Candi Borobudur.

"Di Jawa Tengah bisa melihat itu Candi Borobudur ada 3 atau 4 BUMN yang mengelola. Di samping ada Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan juga ada pemerintah kabupaten Magelang yang ada. Inilah bentuk-bentuk yang ingin kita efektifkan, kita efisiensikan," tuturnya.

Berlanjut ke halaman berikutnya.



Simak Video "Jokowi Targetkan 2 Tahun Ekosistem Digital di RI Terbangun!"
[Gambas:Video 20detik]