Jouska Minta Waktu Cari Solusi, Duit Klien Bakal Balik?

Tim detikcom - detikFinance
Senin, 03 Agu 2020 19:15 WIB
Aakar Abyasa Fidzuno, CEO dan Founder Jouska Indonesia
Foto: Aakar Abyasa Fidzuno, CEO dan Founder Jouska Indonesia (istimewa/IG Aakar Abyasa)
Jakarta -

CEO PT Jouska Financsial Indonesia (Jouska) Aakar Abyasa Fidzuno menyatakan berkomitmen dan bertanggungjawab menyelesaikan masalah kerugian portofolio investasi saham yang dialami klien. Aakar pun meminta waktu untuk mencari solusinya.

Apakah duit klien bakal dikembalikan?

Dalam keterangan Jouska, Senin (3/8/2020), Aakar mengirimkan email yang disampaikan ke seluruh klien sebagai surat permohonan maaf dan komitmen terbuka. Secara garis besar dalam surat itu dijelaskan Aakar meminta waktu untuk menyusun dan menyampaikan strategi terkait pelunasan klaim ganti rugi.

"Secara garis besar dalam surat tersebut, Aakar memohon kebijaksanaan para klien untuk dapat memberikan waktu selambat-lambatnya hingga tanggal 1 September 2020 untuk dapat menyusun dan kemudian menyampaikan strategi terkait pelunasan klaim ganti rugi yang diderita para klien melalui surat perdamaian yang akan disampaikan dan disepakati dengan masing-masing klien," bunyi keterangan Jouska.

Manajemen Jouska menyatakan pengiriman surat kepada klien ini diinformasikan kepada Satgas Waspada Investasi dan Asosiasi Perencana Keuangan Independen (Independent Financial Planner Club/IFPC).

Dalam surat itu, Aakar mengucapkan terima kasih atas kesetiaan dan kepercayaan para klien yang telah diberikan sejak awal hingga saat ini. Ia mengakui bukanlah suatu perjalanan yang mudah dan tanpa rintangan, terutama dengan perkembangan polemik yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir ini.

"Pertama-tama, saya dengan ini memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada para klien atas kerugian yang dialami bersama pada portfolio investasi masing-masing, khususnya sehubungan dengan transaksi investasi saham. Saya menyadari adanya ketidaknyamanan yang dialami para klien sehubungan dengan hal tersebut," tulis Aakar.

"Dalam kesempatan ini juga, saya menyampaikan permohonan maaf secara tulus kepada para pemegang saham, pihak manajemen, dewan komisaris, dan seluruh karyawan Jouska yang telah setia bekerja keras dan membentuk tim yang kompak dalam membangun Jouska hingga detik ini, atas terjadinya hal-hal yang tidak terduga yang merugikan secara moril dan materil terkait polemik yang terjadi, baik melalui media massa, media internet, email, pos, ataupun Whatsapp," paparnya.



Simak Video "Kemenkominfo Soal Pemblokiran Website Jouska"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/dna)