Heboh soal Klaim Obat Corona, Ini Kata Erick Thohir

Soraya Novika - detikFinance
Jumat, 07 Agu 2020 17:40 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan didampingi Wakil Menteri (Wamen) BUMN II Kartika Wirjoatmodjo menghadiri rapat kerja (raker) perdana dengan Komisi VI DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/12/2019). Agendanya membahas Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk BUMN tahun 2019 dan 2020.
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta -

Menteri BUMN sekaligus Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir menegaskan sampai saat ini belum ada yang namanya obat Corona (COVID-19). Menurutnya, klaim beberapa pihak yang menyebut telah melakukan penelitian terkait virus COVID-19 tersebut baru bisa sekadar disebut sebagai terapi penyembuhan bukan obat Corona.

"Kayak kemarin ribut-ribut, saya menemukan obat, sedangkan kalau kita selalu bilang di program Indonesia Sehat itu kan terapi penyembuhan, kita kata-katanya terapi penyembuhan, apakah yang dibilang obat herbal, apakah yang dibilang obat kemarin AVIGAN, itu semua kan terapi penyembuhan, kita tidak bisa bilang oh ini obat mujarabnya," tegas Erick dalam wawancara virtual, Jumat (7/8/2020).

Sebab, di seluruh dunia, belum ada satu penelitian pun yang berani mengklaim telah ditemukannya obat Corona.

"Karena memang di seluruh dunia belum ada yang bilang ini obatnya, seperti obat pusing panadol merah, jadi semua masih terapi penyembuhan kata-katanya," ujar Erick.

Belakangan, masyarakat dihebohkan dengan wawancara seorang penyanyi yang juga aktif di YouTube Anji dengan Hadi Pranoto. Dalam wawancara tersebut Hadi mengklaim ramuannya sebagai sebutan Obat Corona. Hal ini kemudian memunculkan polemik di masyarakat. Sebab, ramuan Hadi itu sendiri sampai saat ini disebut berbagai pihak bukan termasuk bukan fitofarmaka ataupun obat herbal terstandar.



Simak Video "Erick Thohir Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Pulih 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)