Bisnis Penerbangan Mulai Bergairah, Begini Datanya

Soraya Novika - detikFinance
Rabu, 02 Sep 2020 22:00 WIB
Pekerja menyelesaikan pembangunan Terminal 3 Ultimate bandara Soekarno - Hatta, Tanggerang, Banten, Rabu (24/02/2016). Terminal 3 Ultimate tahap 1 ini direncanakan akan mulai dioperasikan pada Mei 2016 dan akan beroperasi penuh pada Desember 2016. Terminal 3 Ultimate memiliki luas 331.101 Meter Persegi yang mampu menampung 25 juta penumpang pesawat setiap tahunnya. Grandyos Zafna/detikcom
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Industri penerbangan perlahan menunjukkan tren kenaikan penumpang maupun intensitas penerbangan pesawat.

PT Angkasa Pura I (Persero) mencatat pertumbuhan trafik penumpang hingga 44,1% sepanjang Agustus 2020 dibanding Juli 2020. P

Rincinya, pada Agustus lalu trafik penumpang di 15 bandara Angkasa Pura I mencapai 1.965.935 orang, jauh lebih tinggi dibanding Juli yang hanya mencapai 1.363.912 orang dan Juni yang hanya mencapai 648.567 orang.

Pertumbuhan juga terjadi pada trafik pesawat yang mana selama Agustus lalu bisa mencapai 26.362 pergerakan atau tumbuh 20% dibanding Juli 2020 yang hanya sebanyak 21.954 pergerakan. Namun sayangnya, tren kenaikan ini tidak dialami oleh trafik kargo. Trafik kargo justru mengalami penurunan 2,6% dari 36.407.584 kg pada Juli menjadi 35.437.261 kg pada Agustus.

"Trafik penumpang yang terus tumbuh secara konsisten sejak diterapkannya masa adaptasi kebiasaan baru tiga bulan lalu menambah optimisme mengenai kebangkitan sektor aviasi. Hal ini seiring dengan upaya para pelaku industri aviasi yang terus mengampanyekan keamanan dan konsistensi penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19 baik di pesawat maupun di bandara," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi dalam rilisnya yang diterima detikcom, Rabu (2/9/2020).

Hal serupa juga dilaporka oleh PT Angkasa Pura II (Persero). Lalu lintas angkutan udara di 19 bandara AP sepanjang Agustus 2020 mengalami peningkatan dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Jumlah penerbangan pada Agustus 2020 tercatat mencapai 25.041 penerbangan atau naik 17% dibandingkan dengan Juli 2020 sebanyak 21.431 penerbangan. Sementara itu, jumlah pergerakan penumpang meningkat hingga 38% menjadi 2,10 juta orang dari sebelumnya 1,52 juta orang. Adapun volume angkutan kargo stabil di angka sekitar 49 juta kilogram.

Khusus di Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia, jumlah penerbangan pada Agustus 2020 naik 17% dibandingkan Juli 2020 menjadi 14,393, lalu jumlah pergerakan penumpang naik 36% menjadi 1,22 juta orang, dan volume angkutan kargo stabil di 38,8 juta kilogram.

President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan peningkatan lalu lintas penerbangan ini didorong membaiknya permintaan masyarakat terhadap penerbangan.

"Membaiknya permintaan masyarakat membuat frekuensi penerbangan di satu rute bertambah, lalu rute-rute yang sempat ditutup kini kembali aktif kembali. Hal ini tidak lepas dari kepercayaan masyarakat terhadap sektor penerbangan nasional di tengah pandemi ini," kata Muhammad Awaluddin.



Simak Video "Dirut AP II: Traveler dari Iran, Korsel, dan Italia Masih Bisa Masuk RI"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)