Negara ASEAN Gotong Royong Tangkal Imbas Corona, Begini Caranya

Vadhia Lidyana - detikFinance
Jumat, 18 Sep 2020 23:32 WIB
Poster
Ilustrasi/Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Menteri-menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral ASEAN, China, Jepang, dan Korea Selatan (Korsel) atau ASEAN+3 menyusun sejumlah langkah untuk memulihkan sektor keuangan regional dari dampak virus Corona (COVID-19). Caranya ialah penguatan terhadap kerjasama Chiang Mai Initiative Multilateralisation (CMIM) untuk meningkatkan efektivitasnya sebagai instrumen guna mendukung sektor keuangan regional.

Dikutip dari keterangan resmi Bank Indonesia, Jumat (18/9/2020), langkah penguatan tersebut antara lain peningkatan porsi fasilitas CMIM IMF De-Linked Portion (IDLP) dari semula 30% menjadi 40%. Lalu juga menambah komponen mata uang lokal negara-negara anggota ASEAN+3 pada fasilitas CMIM.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, BI terus memperkuat sinergi antara ekspansi moneter dan akselerasi stimulus fiskal pemerintah. Bentuknya yakni partisipasi BI dalam membiayai pengeluaran pemerintah untuk penanganan Corona

"Diharapkan pemerintah dapat lebih memfokuskan perhatiannya pada upaya akselerasi realisasi APBN untuk mendorong pemulihan perekonomian nasional, termasuk dalam mendukung UMKM," tulis keterangan resmi BI.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh beberapa lembaga internasional, yaitu ASEAN+3 Macroeconomic Research Office (AMRO), Asian Development Bank (ADB), dan International Monetary Fund (IMF) sebagai mitra ASEAN+3.

Kehadiran lembaga-lembaga tersebut dimaksudkan untuk memberikan pandangan mengenai kondisi ekonomi dan keuangan terkini, baik regional maupun global, serta rekomendasi kebijakan yang dapat diambil untuk mengatasi dampak dari pandemi COVID-19.



Simak Video "Pandemi Corona, Pertumbuhan Ekonomi ASEAN Alami Penyesuaian"
[Gambas:Video 20detik]
(hns/hns)