Langgar Aturan Baru Bersepeda, Sanksi Tergantung Pemda

Hendra Kusuma - detikFinance
Sabtu, 19 Sep 2020 20:15 WIB
10 titik kawasan khusus pesepeda ditiadakan mulai pagi ini. Kebijakan itu dikeluarkan sebagai tindak lanjut atas penerapan kembali PSBB secara ketat di Jakarta.
Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menerbitkan aturan keselamatan bersepeda. Aturan tersebut tertuang dalam Permenhub Nomor 59 Tahun 2020 tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan.

Dalam beleid ini mengatur sepeda dilengkapi dengan spakbor pada ban belakang, bel, sistem rem, lampu, alat pemantul cahaya pada ban sepeda dan pedal sepeda, hingga helm sebagai pelindung kepala.

Direktur Sarana Transportasi Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Pandu Yunianto mengatakan sanksi bagi pelanggar aturan tersebut akan diatur lewat peraturan masing-masing daerah (Perda).

"Di dalam pasal-pasal tentang kendaraan bermotor dalam UU 22 itu dinyatakan bahwa pengaturan untuk kendaraan tidak bermotor itu diserahkan atau didelegasikan kepada daerah sehingga kalau nanti kita mau menegakkan tata cara berlalu lintas langkah yang harus ditempuh pemda tentunya membuat Peraturan Daerah," kata Pandu dalam video conference, Sabtu (19/9/2020).

Pandu menjelaskan Permenhub Nomor 59 Tahun 2020 hanya sebagai panduan bagi keselamatan pesepeda yang nantinya akan ditindaklanjuti peraturan daerah masing-masing. Di dalam Perda itu baru diatur mengenai sanksi bagi pesepeda yang melanggar panduan.

Langsung klik halaman selanjutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Suka Bersepeda? Sederet Aplikasi Ini Bisa Membantumu"
[Gambas:Video 20detik]