US$ 50 M Kekayaan Norwegia Bakal Pindah dari Eropa ke Pasar Modal AS

- detikFinance
Senin, 21 Sep 2020 21:45 WIB
Pusat bisnis di New York, Wall Street terlihat kosong melompong sebagai dampak
 pandemi Covid-19, Minggu (29/3/2020).
Wall Street/Foto: Anadolu Agency via Getty Images/Anadolu Agency
Jakarta -

Dana kekayaan Norwegia senilai US$ 1,15 triliun akan dialihkan lebih banyak aset ke Amerika Serikat (AS) dan Kanada, untuk memotong kepemilikan sahamnya di Eropa.

Proposal ke parlemen sebelumnya mengikuti rekomendasi bank sentral Norwegia, pengelola dana, dan dapat menambahkan investasi sebesar US$ 50 miliar pada saham AS.

"Perubahan yang kami usulkan akan memastikan investasi lebih mewakili distribusi penciptaan nilai di perusahaan terbuka secara global," kata Menteri Keuangan Norwegia Jan Tore Sanner dikutip Reuters, Senin (21/9/2020).

Dana negara terbesar di dunia secara historis memberikan bobot yang lebih tinggi dalam portofolionya ke pasar saham Eropa, dengan fokus pada negara-negara yang paling sering melakukan perdagangan dengan Norwegia dan bobot yang lebih rendah untuk negara-negara di Amerika Utara.

Proposal menunjukkan cara itu akan terus mendukung Eropa walaupun pada tingkat yang lebih rendah dibanding tahun lalu. Langkah netralitas penuh akan menggeser lebih dari US$ 100 miliar keluar dari Eropa.

Sementara dana saat ini memiliki sekitar 1,5% dari semua saham secara global. Kepemilikannya di Eropa berjumlah 2,6% dari semua saham yang terdaftar, sementara kepemilikannya di Amerika hanya sedikit di atas 1%.

Meskipun bobotnya lebih rendah, Amerika Utara mewakili 41,6% dari keseluruhan dana US$ 760 miliar kepemilikan pasar saham pada akhir Juni dan akan naik menjadi 48% di bawah kerangka yang diubah, sementara Eropa akan turun menjadi 26,5% dari 33% saat ini.

Kabinet minoritas kanan-tengah Perdana Menteri Erna Solberg harus meminta persetujuan dari parlemen untuk setiap perubahan strategis utama pada dana tersebut, sebuah proses yang dapat memakan waktu berbulan-bulan untuk diselesaikan dan yang mungkin melibatkan kompromi.

Bank sentral mengatakan nasihatnya tidak didasarkan pada pandangan tertentu tentang pengembalian masa depan di pasar atau wilayah individu.

Dana tersebut terakhir mengubah bobot regionalnya pada tahun 2012 dan sejak itu mengurangi eksposurnya ke saham Eropa dari 50% total kepemilikan ekuitas menjadi 33,5% pada akhir 2019.



Simak Video "Detik-detik Petugas Selamatkan Anjing dari Longsor di Norwegia"
[Gambas:Video 20detik]
(Anisa Indraini/dna)