Jumlah Sepeda Parkir di Mal Naik Terus, Bakal Ditarifin Nggak Ya?

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 22 Sep 2020 18:10 WIB
Parkir sepeda di mal Taman Anggrek Jakarta Barat
Ilustrasi/Foto: Uyung/detikHealth
Jakarta -

Naik sepeda jadi tren selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Tidak sedikit masyarakat memilih untuk gowes ke kantor, hingga ke pusat perbelanjaan (mal).

Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja mengatakan pengunjung mal yang datang menggunakan sepeda rata-rata naik hingga 50%, di mana mayoritas diisi oleh komunitas sepeda.

"Ya, naik khususnya pada saat weekend. Mayoritas yang datang (pakai sepeda) lebih banyak komunitas, kalau individu relatif masih sangat sedikit sekali. Kalau komunitas naik sekitar 50%," kata Alphonzus kepada detikcom, Selasa (22/9/2020).

Meski begitu, pihaknya belum ada rencana untuk menerapkan parkir berbayar bagi pengguna sepeda. Selama ini khusus parkir sepeda di mal tidak dikenakan biaya alias gratis.

"Selama ini parkir sepeda tidak dikenai biaya. Sementara ini belum ada rencana untuk kenakan biaya parkir sepeda," ucapnya.

Alphonzus menjelaskan alasannya karena kondisi yang sedang sulit di masa pandemi COVID-19. Dia juga masih ingin melihat apakah tren penggunaan sepeda ini hanya sementara sampai pandemi atau berkelanjutan.

"Selain dikarenakan kondisi pandemi, juga harus dipastikan terlebih dahulu apakah ini hanya tren sesaat saja atau bukan," tuturnya.

Untuk mendukung sepeda sebagai moda transportasi baru, Kementerian Perhubungan telah menyurati pemerintah daerah (pemda) untuk masing-masing pengelola gedung mal, hingga perkantoran agar sediakan tempat parkir untuk sepeda. Kemenhub juga sedang melobi Kementerian PUPR agar lebih banyak jalan-jalan nasional dibuatkan jalur khusus sepeda.



Simak Video "Canggih! Kakek di Bekasi Ciptakan Sepeda Listrik Sendiri"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)