Dicari! Platform Digital Khusus Layanan Ekspor Impor

Vadhia Lidyana - detikFinance
Kamis, 24 Sep 2020 16:16 WIB
Pelabuhan internasional Cikarang Dry Port menawarkan pelayanan satu pintu untuk aktivitas ekspor dan impor serta domestik. Seperti apa aktivitasnya, yuk kita lihat.
Ilustrasi/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Pemerintah sudah meluncurkan National Logistics Ecosystem (NLE) yang mengintegrasikan seluruh proses pelayanan logistik untuk menghemat waktu dan biaya. Salah satu harapan pemerintah dengan adanya NLE ini proses ekspor dan impor semakin cepat.

"Karena penerapan NLE ini akan mempercepat proses ekspor-impor sehingga menyelaraskan arus lalu lintas barang dengan arus dokumen internasional. Ini kita sambut dengan sangat baik karena akan meningkatkan produktivitas dan juga nilai ekspor maupun impor," kata Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dalam konferensi pers virtual NLE, Kamis (24/9/2020).

Untuk menyempurnakan jalur logistik di Indonesia, Agus berharap semakin banyak platform digital baru yang bermain di sektor logistik ini. Harapannya, dengan semakin banyaknya pemain, maka layanan logistik bisa semakin beragam dan berdaya saing.

"Dengan peran entitas logistik ini memang masih sangat dibutuhkan agar ekosistem logistik di Indonesia bisa berdampak maksimal, sehingga munculnya platform-platform digital baru di Indonesia sangat diharapkan," ujar Agus.

Selain itu, ia juga berharap bisa tercipta banyak terminal untuk barang yang dapat mendongkrak produktivitas ekspor, dan memperlancar impor bahan baku,

"Nah terminal-terminal barang ini juga sangat penting, sehingga meningkatkan juga kepada proses atau produktivitas ekspor-impor kita sehingga nantinya ekspor naik, dan impornya lancar khususnya untuk bahan baku penolong ekspor," imbuh Agus.

Hal serupa juga diutarakan oleh Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Rina. Ia berharap semakin banyak kemunculan platform digital di sektor logistik untuk memperluas jangkauan produk perikanan Indonesia, terutama dari wilayah Indonesia bagian timur.

"Kami berharap akan muncul banyak penyedia platform digital baru di seluruh wilayah Indonesia. Untuk perikanan kita harap betul di Indonesia bagian timur sehingga bisa lebih banyak mengakses produk-produk kelautan dan perikanan," jelas Rina.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, salah satu inovasi digital dalam NLE ini adalah pemesanan truk online.

"Kita lakukan integrasi layanan perizinan ship to ship dan floating storage unit, perizinan usaha dan pemasukan barang konsumsi di kawasan khusus Batam. Pemesanan atau delivery order dan persetujuan pengeluaran peti kemas dilakukan online. Sehingga dokumen tidak perlu jalan fisik. Pemesanan truk juga dilakukan online, jadi seperti sistem Gojek, truk bisa dipesan dan mereka tidak perlu ngetem fisik di satu tempat, akan ada efisiensi," terang Sri Mulyani.



Simak Video "Perdagangan Luar Negeri China Dihantam Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(hns/hns)