PM Jepang Datang, RI Dapat Utang Nyaris Rp 7 T

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 21 Okt 2020 06:35 WIB
Jokowi bertemu PM Jepang Yoshihide Suga (Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Foto: Jokowi bertemu PM Jepang Yoshihide Suga (Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suga mengungkapkan beberapa inisiatif yang akan dilakukan Jepang sebagai bentuk realisasi kerja sama kedua negara. Di bidang ekonomi, Jepang akan membuka pintu seluas-luasnya di sektor bisnis. Negara itu akan melonggarkan kebijakan isolasi mandiri bagi WNI yang datang ke Jepang untuk urusan bisnis.

"Kami sepakat berkoordinasi secara erat untuk memulai kembali secepat-cepatnya perjalanan dengan tujuan bisnis untuk jangka pendek dengan melonggarkan langkah isolasi mandiri selama 14 hari setelah memasuki negara tujuan," tuturnya.

Pelonggaran itu akan dituangkan dalam kerangka perjanjian kerja sama perdagangan dan penanaman modal Indonesia-Jepang atau Jepang-Indonesia Economic Partnership Agreement (JIEPA).

Tak hanya pebisnis, Jepang juga akan melonggarkan aturan itu untuk keperluan di bidang kesehatan seperti tenaga medis.

Jokowi juga menyambut baik pembahasan upaya penguatan kerja sama di bidang ekonomi dengan Jepang. Negara itu dianggap sebagai mitra strategis Indonesia.

"Saya menekankan pentingnya spirit kerjasama untuk terus diperkuat terutama di tengah rivalitas yang semakin menajam antara kekuatan besar dunia," kata Jokowi.

Halaman

(das/ara)