Amsyong... 14 Ribu Pekerja Gagal Dapat BLT Gaji Rp 600 Ribu

Trio Hamdani - detikFinance
Senin, 26 Okt 2020 15:41 WIB
Ilustrasi THR
Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

BPJS Ketenagakerjaan mencatat ada 14.692 pekerja yang gagal mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) subsidi upah/gaji (BSU) Rp 600/bulan dengan total Rp 2,4 juta. Sebab saat data diminta untuk divalidasi ulang, pihak perusahaan tak kunjung menyetorkan ke BPJS Ketenagakerjaan.

Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan Irvansyah Utoh, per 19 Oktober ada 171.998 data yang dikembalikan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) ke BPJS Ketenagakerjaan untuk divalidasi ulang.

"Jadi ada sekitar 172.000 data retur dari Kemnaker dan ini masih terus berjalan," kata dia melalui saluran YouTube FMB9ID_IKP, Senin (26/10/2020).

Dari data tersebut sudah dikonfirmasi oleh BPJS Ketenagakerjaan ke perusahaan. Ada sebesar 155.707 yang dikirim ulang ke Kemnaker, dan ada sekitar 1.599 yang masih proses validasi ulang di kantor cabang.

"Ada 14.692 yang memang tidak ada konfirmasi lagi dari pihak perusahaan sehingga dinyatakan tidak berhak untuk mendapatkan BSU," sebutnya.

Total penerimaan BSU ini adalah 12.403.896 pekerja yang memenuhi syarat. Berdasarkan data dari Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah pekan lalu, BLT subsidi gaji periode September-Oktober sudah tersalurkan kepada 12.166.471 penerima atau 98,09% dari target 12.403.896 orang. Dana yang sudah tersalur sebesar Rp 14,6 triliun.

"Kemnaker bersama BPJS Ketenagakerjaan dan Himbara (bank BUMN) sebagai bank penyalur, terus bersinergi dan berupaya agar penyaluran subsidi gaji/upah termin pertama ini mencapai 100%," kata dia melalui pesan singkat kepada detikcom, Selasa (20/10/2020).

(toy/fdl)