2020 Berat! Ini Sederet Prediksi Ekonomi Indonesia Minus

Hendra Kusuma - detikFinance
Sabtu, 31 Okt 2020 11:00 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Kementerian Keuangan memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia minus tahun ini. Prediksinya adalah pada kisaran minus 1,7% hingga minus 0,6%.

Tidak hanya Kementerian Keuangan, ternyata enam lembaga internasional pun memprediksi ekonomi Indonesia minus di 2020. Berikut ini prediksinya:

1. IMF
International Monetary Fund (IMF) belum lama ini merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia. IMF meramal ekonomi nasional menjadi minus 1,5% di tahun 2020. Angka tersebut lebih dalam dibandingkan proyeksi di Juni yang minus 0,3% sepanjang tahun ini.

2. World Bank
Bank Dunia menerbitkan angka proyeksi pertumbuhan ekonomi berada di level minus 1,6% sampai minus 2%. Angka tersebut lebih dalam dari angka proyeksi yang diterbitkan pada Juli tahun ini yaitu tidak ada pertumbuhan atau nol persen (0%).

3. OECD
Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia turun lebih dalam dari angka ramalan yang sebelumnya diterbitkan. Angka proyeksi yang diterbitkan September tahun ini, pertumbuhan ekonomi minus 3,3%. Sebelumnya di Juni, angka proyeksinya minus 2,8%.

4. ADB
Bank Pembangunan Asia (ADB) memperkirakan ekonomi Indonesia minus 1% pada tahun 2020. Angka proyeksi ini lebih kecil dari yang sebelumnya dirilis pada April tahun ini yaitu 2,5%.

5. Bloomberg
Sementara Bloomberg menerbitkan angka proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia minus 1,1% sepanjang tahun 2020.

6. AMRO
The ASEAN+3 Macroeconomic Research Office (AMRO) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia minus 1,7% sepanjang tahun 2020. Dalamnya angka proyeksi ini usai menghitung dampak pembatasan yang sudah diterapkan Indonesia belakangan ini.

(hek/hns)