Luar Biasa... Industri Game Jepang Kini Bernilai Rp 275 T

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 18 Nov 2020 09:30 WIB
Turis dan warga lokal berada di Yodobashi-Akiba, destinasi wisata belanja khusus barang elektronik dan game di Tokyo, Jepang.
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Sebagai pelopor video games, Jepang telah menciptakan banyak games paling iconic dan paling sukses di dunia. Kini industri games Jepang senilai US$ 19,5 miliar setara Rp 275 triliun (kurs Rp 14.040) dan masih terus berkembang selama pandemi COVID-19.

Dikutip dari CNN, Rabu (18/11/2020) perusahaan permainan terbesar Jepang Nintendo mengatakan keuntungannya telah melonjak 428% pada April hingga Juni 2020 saat peluncuran Animal Crossing New Horizons. Pada bulan pertama rilis, video games itu telah terjual 5 juta kopi.

Pac-Man dan Super Mario juga menjadi permainan yang paling iconic selama bertahun-tahun. Perusahaan permainan lain, seperti Sony sebagai produsen PlayStation kini gigit jari karena kalah bersaing. Saat ini Jepang menjadi negara dengan industri games paling sukses di dunia.

Sejak pandemi COVID-19 melanda dunia, pemerintah di semua negara mengimbau warganya untuk tetap di rumah aja. Hal itu membuat sebagian perusahaan video game untung besar, sebab banyak orang mengalihkan rasa bosannya di rumah dengan bermain video games.

Animal Crossing bukan satu-satunya serial games yang digemari oleh para gamer. Ada Doom Eternal yang diluncurkan pada 20 Maret dan menjadi game terlaris selama sepekan. Selain itu, Activision Blizzard dan, Call of Duty: Warzone yang dapat dimainkan secara gratis, kini sudah menarik puluhan juta pemain setelah peluncurannya 10 Maret lalu.

(fdl/fdl)