BI Bantu Pemerintah Beli Vaksin Corona Lewat Cara Ini

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 17 Des 2020 18:50 WIB
Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menurunkan lagi suku bunga acuannya. Kini BI 7 Days Repo Rate turun jadi 5,5%.
Gubernur BI Perry Warjiyo/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Bank Indonesia (BI) ikut serta dalam pengadaan vaksin Corona yang dilakukan pemerintah. Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan bank sentral membantu melalui burden sharing atau pembagian beban yang telah disepakati sebelumnya.

Perry menyebutkan per 15 Desember 2020 untuk burden sharing Public Goods, BI telah membeli surat berharga negara (SBN) secara langsung sesuai dengan Keputusan Bersama Menteri Keuangan dan Gubernur BI pada 7 Juli 2020 sebesar Rp 397,56 triliun. Dari dana yang dihasilkan inilah pemerintah melakukan pembelian vaksin.

"Bahwa pemesanan vaksin BI juga berkontribusi. Bahwa pemesanan vaksin yang dilakukan pemerintah selama ini juga menggunakan dana dari burden sharing tersebut," kata Perry dalam konferensi pers virtual, Kamis (17/12/2020).

Dia mengungkapkan, SBN sudah diterbitkan dan BI sudah memborongnya.

"Kemudian dananya untuk memesan vaksin," jelasnya.

Perry menyebutkan dana dari BI melalui pembelian SBN tersebut belum semuanya digunakan tahun ini. Nantinya dialihkan untuk pembiayaan di tahun 2021.

Saat ini ada anggaran yang tersisa dari pembelian SBN yang dilakukan oleh BI sekitar Rp 30-39 triliun dan masih ada di pemerintah. Menurut dia langkah ini merupakan bentuk dukungan BI untuk membantu pemulihan ekonomi nasional.

"Itulah bukti komitmen BI bersama pemerintah agar vaksinasi itu bisa dilakukan, diprioritaskan kepada tenaga-tenaga medik, tenaga Kepolisian dan masyarakat dan juga kepada sektor-sektor prioritas tadi," ujarnya.

(kil/ara)