Harga Cabai Naik, Kementan Gelar Operasi Pasar Terbatas

Nurcholis Ma - detikFinance
Senin, 28 Des 2020 23:05 WIB
Harga sejumlah bahan pokok berpotensi naik jelang nataru. Pasalnya, musim hujan yang mulai melanda sejumlah wilayah Indonesia mepengaruhi pasokan bahan makanan.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar operasi pasar terbatas menyikapi kenaikan cabai dalam beberapa hari terakhir. Kementan menyebut ini fenomena tahunan di tengah permintaan tinggi saat libur panjang Natal dan Tahun Baru.

"Ini tentu fenomena tahunan, namun tidak terjadi secara merata di semua tempat. Karenanya Kementan melakukan operasi pasar terbatas pada daerah-daerah yang melonjak permintaannya," jelas Kepala Biro Humas dan Informasi Publik, Kementan, Kuntoro Boga dalam keterangan tertulis, Senin (28/12/2020).

Kuntoro menambahkan segera pertanaman cabai di Jawa Tengah akan menuju masa panen pada pertengahan Januari 2021. Bahkan wilayah Jawa Timur khususnya Kediri, Blitar Banyuwangi dan Jember, akan mulai panen raya pada bulan Januari.

"Pasokan juga memang sedikit berkurang saat ini karena puncak musim hujan, tapi Kementan berupaya dengan stok yang ada untuk melakukan stabilisasi harga. Kita dorong distribusinya dari daerah panen ke wilayah yang kekurangan stok," tegasnya.

Kuntoro juga menilai pandemi COVID-19 dan perubahan cuaca beberapa waktu terakhir turut mempengaruhi produksi. Namun pemerintah terus berupaya agar akses pasar dan distribusi cabai serta komoditas lainnya tidak terganggu.

"Pangan rakyat menjadi goal kami untuk terus cukup tersedia. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir. Para petani dan kita semua di sektor ini bekerja keras untuk itu," tegas Kuntoro.

(mul/mpr)